Kronologi Viral 3 Karyawan Toko Percetakan Diduga Disekap Bos di Kalibaru Jakpus, Polisi Amankan 2 Terduga Pelaku

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Minggu, 28 Juni 2026 | 18:24 WIB
Menyoroti insiden viral 3 karyawan yang diduga disekap oleh bosnya dalam gudang sebuah toko percetakan di Kalibaru, Jakarta Pusat.  ((Instagram.com/@cicitvjambi))
Menyoroti insiden viral 3 karyawan yang diduga disekap oleh bosnya dalam gudang sebuah toko percetakan di Kalibaru, Jakarta Pusat. ((Instagram.com/@cicitvjambi))

TITIKTEMU.CO - Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya video yang memperlihatkan dugaan penyekapan terhadap tiga karyawan sebuah toko percetakan di kawasan Kalibaru, Senen, Jakarta Pusat.

Video yang diunggah akun Instagram @cicitvjambi pada Minggu (28/6/2026) memperlihatkan kondisi para korban yang diduga dikurung di dalam gudang. Bahkan, dua di antaranya tampak dirantai pada bagian kaki sehingga tidak dapat bergerak bebas.

Berdasarkan informasi yang beredar, aksi penyekapan tersebut diduga dilakukan oleh pemilik toko setelah ketiga karyawan dituding terlibat dalam kasus pencurian.

Berikut sejumlah fakta yang terungkap dari kasus tersebut.

Baca Juga: Kronologi Dugaan Penjualan Anak di Tangerang, Ibu Kandung Diduga Nikahkan Paksa Putrinya demi Bayar Utang Bank

Bermula dari Dugaan Pencurian Barang Toko

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa kasus ini bermula ketika salah seorang karyawan diduga mengambil barang milik toko tanpa izin.

Barang tersebut kemudian disebut dititipkan kepada dua rekan kerjanya untuk dijual. Namun, kedua karyawan itu dikabarkan tidak mengetahui bahwa barang yang mereka bawa merupakan hasil dugaan pencurian.

Alih-alih menyerahkan persoalan tersebut kepada pihak kepolisian, pemilik usaha diduga memilih menahan ketiga karyawannya di dalam gudang.

Korban Diduga Dirantai dan Tidak Diberi Makan

Dalam video yang beredar di media sosial, seorang korban terlihat berada di ruangan sempit, sedangkan dua korban lainnya tampak terbaring dengan kondisi kaki terikat.

Unggahan tersebut juga menyebut para korban diduga diborgol, dirantai, dan dikurung selama beberapa waktu.

Bahkan, mereka disebut tidak memperoleh makanan selama tiga hari, meski informasi tersebut hingga kini masih menunggu konfirmasi resmi dari aparat kepolisian.

Baca Juga: Kemhan Ungkap Penyebab 5 Peserta SPPI Meninggal Saat Latsarmil, dari Henti Jantung hingga Pneumonia

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X