Pengemudi Ojol di Pontianak Alami Patah Tulang Hidung Akibat Pemukulan Oknum TNI

photo author
Abi Zahy, TitikTemu.co
- Senin, 22 September 2025 | 06:50 WIB
Pengemudi ojol di Pontianak alami patah tulang hidung akibat pemukulan oknum TNI.
Pengemudi ojol di Pontianak alami patah tulang hidung akibat pemukulan oknum TNI.

TITIKTEMU.CO - Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Pontianak, Kalimantan Barat, pada Sabtu (20/9/2025), melibatkan seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Teguh dan seorang perwira TNI berpangkat Letnan Dua berinisial FA.

Kejadian ini berawal ketika Teguh tengah mengantarkan pesanan makanan di Jalan Seruni, Kecamatan Pontianak Timur.

Saat membunyikan klakson, FA yang berada dalam mobil merasa terganggu dan turun untuk menghampiri Teguh.

Tanpa banyak bicara, FA langsung memukul wajah Teguh menggunakan siku, menyebabkan tulang hidung korban patah dan kesulitan bernapas.

Korban segera dilarikan ke RS Bhayangkara sebelum dirujuk ke RS Medika Djaya Pontianak karena luka serius yang dialaminya.

Saat ini, Teguh baru saja keluar dari ruang ICU dan tengah menunggu jadwal operasi yang direncanakan pada Rabu (24/9/2025).

Keluarga korban mengungkapkan bahwa Teguh sering mengeluhkan sesak napas pasca kejadian, sementara proses operasi harus menunggu kedatangan dokter spesialis dari luar kota.

Tanggapan dari Gojek dan Pihak TNI

Menanggapi insiden tersebut, pihak Gojek menunjukkan kepedulian mereka terhadap mitra driver yang menjadi korban.

Ade Mulya, Director of Public Affairs and Communications GoTo, menyampaikan rasa prihatin atas peristiwa ini.

Ia memastikan bahwa Teguh mendapatkan pendampingan melalui BPJS Mitra serta bantuan santunan untuk biaya pengobatan. Selain itu, Gojek juga mendorong agar proses hukum terhadap pelaku berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Di sisi lain, Wakapendam XII/Tanjungpura, Letkol Inf Agung W Palupi, mengonfirmasi bahwa FA telah diamankan untuk menjalani klarifikasi.

Menurut penjelasannya, FA sedang terburu-buru karena anaknya sakit di dalam mobil, namun emosi memuncak setelah insiden di jalan sehingga terjadi pemukulan.

Agung menegaskan bahwa FA akan diproses melalui pengadilan militer sesuai aturan hukum yang berlaku.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abi Zahy

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X