Pengakuan Langsung dari Butet: Dirantai dan Dipukuli
Butet sendiri membenarkan cerita itu.
Ia menjelaskan bahwa pada masa itu, ada aturan ketat yang melarang pemain menjalin hubungan dengan pihak luar.
Hubungan hanya diizinkan antar sesama pemain sirkus.
"Saat itu saya dihukum karena pacaran dengan orang luar. Saya masih 18 tahun waktu itu," ungkap Butet.
Dengan suara bergetar, Butet mengenang masa kelamnya: "Saya dirantai setiap malam dengan rantai gajah, saya juga dipukuli."
Taman Safari Indonesia Bantah Keterlibatan
Menanggapi ramainya kabar tersebut, pihak Manajemen Taman Safari Indonesia akhirnya buka suara.
Mereka menegaskan tidak ada keterkaitan bisnis maupun hubungan hukum dengan para mantan pemain sirkus yang menyuarakan dugaan kekerasan itu.
"Taman Safari Indonesia Group menegaskan bahwa kami tidak memiliki hubungan bisnis ataupun keterlibatan hukum dengan eks pemain sirkus yang disebutkan," tulis manajemen dalam keterangan resminya pada Rabu (16 April 2025).
Pihak Taman Safari Indonesia juga menolak semua tuduhan terkait dugaan eksploitasi maupun kekerasan terhadap mantan pemain.***
Artikel Terkait
Tersenyum di Panggung, Tersiksa di Balik Layar: Kisah Kelam Mantan Pemain Sirkus Oriental Circus Indonesia
Viral Skandal Eksploitasi Eks Pemain Sirkus di Taman Safari: Korban Diduga Alami Kekerasan hingga Pelecehan
Kementerian HAM Bergerak Usai Terima Aduan Kekerasan Eks Pemain Sirkus Oriental Circus Indonesia
Diduga Lakukan Kekerasan pada Pemain Sirkus, Taman Safari Indonesia Mengaku Tidak Ada Keterlibatan
Frans Manansang dan Taman Safari: Di Balik Nama Besar, Muncul Dugaan Kekerasan di Dunia Sirkus