TITIKTEMU.CO-Kasus dugaan korupsi dana iklan Bank BJB semakin menjadi sorotan setelah rumah Ridwan Kamil.
Nama mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK), ikut terseret dalam kasus dugaan korupsi dana iklan Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB).
Kasus ini mencuat setelah ditemukan selisih anggaran yang signifikan dalam proyek iklan Bank BJB.
Temuan awal dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada Maret 2024 mengungkap bahwa ada indikasi selisih hingga Rp28 miliar antara anggaran yang dialokasikan dan jumlah yang diterima oleh media penerima dana iklan.
Baca Juga: Dugaan Mega Korupsi di PLN: KPK dan Polri Usut Kerugian Negara Triliunan Rupiah
Kasus ini masih dalam tahap penyidikan, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai keterlibatan Ridwan Kamil.
Namun, mencuatnya nama RK dalam kasus ini membuat publik bertanya-tanya, apa perannya dalam dugaan penyimpangan dana iklan Bank BJB?
Pengunduran Diri Direktur Utama Bank BJB dan Spekulasi Publik
Di tengah penyelidikan KPK, Direktur Utama Bank BJB, Yuddy Renaldi, secara tiba-tiba mengundurkan diri pada 8 Maret 2025 dengan alasan pribadi.
Namun, pengunduran diri ini bertepatan dengan penyelidikan KPK, sehingga memicu spekulasi bahwa hal ini berkaitan dengan dugaan korupsi dana iklan di Bank BJB.
Sementara itu, KPK masih terus menelusuri aliran dana dan pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kasus mark-up anggaran iklan yang diperkirakan mencapai Rp200 miliar.
Baca Juga: Hasto Kristiyanto Diperiksa 8 Jam oleh KPK: Dicecar 62 Pertanyaan, Apa yang Terjadi?
Penggeledahan Rumah Ridwan Kamil oleh KPK
Sebagai bagian dari penyelidikan, KPK telah menggeledah rumah Ridwan Kamil untuk mencari dokumen dan barang bukti terkait kasus ini.
Artikel Terkait
Ridwan Kamil (RK), Calon Gubernur Jakarta, Berencana Membuat Superapp untuk Menyederhanakan Program-programnya
Seru! Hasil Quick Count Pilkada Jakarta 2024: Ridwan Kamil, Pramono Anung, dan Dharma Pongrekun Siapa yang Memimpin? Apakah Ada Putaran Kedua?
Hasil Quick Count Pilkada Jakarta 2024: Pramono Anung Unggul, Ridwan Kamil Mengejar!
Hasil Quick Count Pilkada Jakarta 2024: Pramono Anung Unggul, Ridwan Kamil Perintahkan Tim Lakukan Ini...
KPK Apresiasi 100% Kepatuhan LHKPN Kabinet Merah Putih: Sebuah Langkah Menuju Transparansi
Menteri Agama Nasruddin Umar Meminta Pendampingan dan Pengawasan Kepada KPK dalam Pelaksanaan Ibadah Haji 2025
KPK dan Kemenag Kolaborasi Susun Buku Antikorupsi Berbasis Nilai Agama
Hasto Kristiyanto Diperiksa 8 Jam oleh KPK: Dicecar 62 Pertanyaan, Apa yang Terjadi?
Dugaan Mega Korupsi di PLN: KPK dan Polri Usut Kerugian Negara Triliunan Rupiah