Gereja Katolik St. Antonius Di Solo Punya Perjalanan Sejarah Yang Menarik

photo author
AB Soleh, TitikTemu.co
- Rabu, 25 Desember 2024 | 10:40 WIB
 Gereja Katolik St. Antonius Purbayan (Pemkot Surakarta)
Gereja Katolik St. Antonius Purbayan (Pemkot Surakarta)

TITIKTEMU.CO, Kota Solo tidak hanya kaya akan budaya dan tradisi, tetapi juga memiliki warisan sejarah berupa rumah ibadah dengan kisah-kisah menarik.

Saat natal ini mungkin patut diulas  satu rumah ibadah bersejarah di kota ini. Gereja Katolik Santo Antonius Purbayan, yang terletak di Jalan Arifin No. 1. Sebagai gereja Katolik pertama di Solo, bangunan ini memiliki perjalanan panjang sejak didirikan pada November 1916.

Pendirian gereja ini berawal dari misi penyebaran agama Katolik oleh bangsa Belanda di Pulau Jawa. Seorang imam bernama Lambertus Prisen, bersama tiga imam lainnya, berhasil menarik 59 orang untuk menjadi umat Katolik. Meski begitu, Solo baru menjadi bagian resmi dari Paroki Ambarawa pada 1896, setelah sebelumnya belum memiliki status stasi tetap.

Baca Juga: Pelajaran Tentang Toleransi Di Lereng Gunung Merbabu, Ada Masjid Berdampingan Dengan Gereja

Proses pembangunan gereja dimulai pada 29 Oktober 1905 atas prakarsa Pastor Stiphout SJ, yang bertugas di Paroki Ambarawa. Pendanaan pembangunan ini cukup unik karena diperoleh dari penjualan undian berhadiah dan bantuan dana dari Belanda. Akhirnya, pada November 1916, gereja ini resmi berdiri dengan Pastor Stiphout sebagai pastor pertama.

Selain berfungsi sebagai tempat ibadah, Gereja Santo Antonius Purbayan memiliki nilai sejarah lainnya. Pada tahun 1949, gereja ini menjadi tempat baptis salah satu pahlawan nasional Indonesia, Brigadir Jenderal Slamet Riyadi, yang diberi nama baptis Ignatius.

Bangunan gereja ini pun unik, yaitu memadukan gaya arsitektur kolonial Belanda dengan tradisional Jawa. Ciri khas bangunnya berupa atap joglo yang merupakan karakteristik arsitektur Jawa. Sedangkan bagian jendela dan pintunya memiliki bentuk ala arsitektur gothic yang jadi cerminan integrasi antara budaya lokal dengan pengaruh barat.

Hingga kini, Gereja Santo Antonius Purbayan tetap menjadi simbol keimanan sekaligus bukti nyata perjalanan panjang sejarah Katolik di Solo. Arsitektur gereja yang megah dan nilai sejarahnya menjadikannya salah satu destinasi menarik bagi pecinta sejarah dan wisata religi di kota ini.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: AB Soleh

Sumber: Pemkot Surakarta

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Arti Mimpi Ular Kuning dan Putih Apa?

Selasa, 26 Agustus 2025 | 11:35 WIB
X