gaya-hidup

Kenapa Kita Selalu Lapar Setelah Rapat Panjang? Ternyata Otak yang Kelelahan Bisa Memicu Rasa Lapar

Minggu, 31 Mei 2026 | 11:44 WIB
Foto ilustrasi Menu sahur simpel dan sehat agar tahan lapar (Desain AI)

Akibatnya, berat badan perlahan naik meski aktivitas fisik tidak bertambah.

Baca Juga: Tren Self Expression 2026: Dari Fashion Kenapa Anak Muda Indonesia Rela Potong Anggaran Makan demi Tetap Tampil Kece di Medsos?

Kabar baiknya, kondisi ini bisa dikelola.

Salah satu cara paling sederhana adalah memberikan jeda singkat di antara rapat.

Berjalan selama lima menit dapat membantu menyegarkan otak.

Baca Juga: Slow Living Bukan Tren Bule — Ini Alasan Gen Z Indonesia Mulai Memilih Hidup Lebih Pelan *Angle: gaya hidup slow living semakin digandrungi generasi m

Minum air putih juga membantu menjaga fokus lebih lama.

Mengonsumsi makanan tinggi protein dan serat sebelum rapat panjang dapat membuat energi lebih stabil.

Cara lainnya adalah mengurangi jumlah keputusan kecil yang tidak perlu sepanjang hari.

Baca Juga: Profil Mutiara Annisa Baswedan, Putri Anies yang Raih Gelar Master Harvard Sambil Mengasuh Bayi

Semakin banyak energi mental yang tersimpan, semakin kecil risiko mengalami decision fatigue.

Bagi pekerja kantoran dan manajer yang setiap hari menghadapi meeting bertumpuk, memahami fenomena ini sangat penting.

Karena ternyata rasa lapar setelah rapat bukan sekadar soal perut kosong.

Sering kali itu adalah pesan dari otak yang sedang kelelahan.

Jadi, lain kali ketika Anda mendadak ingin memborong camilan setelah rapat tiga jam, jangan langsung menyalahkan diri sendiri.

Halaman:

Tags

Terkini

Lirik Yalal Waton Latin, Arab, Arti, dan Penciptanya

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:24 WIB