Profil Topan Srimulat, Pelawak Asal Malang dengan Banyolan Jawa Timuran

photo author
Abi Zahy, TitikTemu.co
- Jumat, 28 Agustus 2026 | 09:05 WIB
Profil Topan Srimulat, Pelawak Asal Malang dengan Banyolan Jawa Timuran (Instagram/jatimpemprov)
Profil Topan Srimulat, Pelawak Asal Malang dengan Banyolan Jawa Timuran (Instagram/jatimpemprov)

  TITIKTEMU.CO - Profil Topan Srimulat, Pelawak Asal Malang yang Dikenal Lewat Banyolan Jawa Timuran kembali menjadi perhatian setelah kabar kepergiannya pada Kamis, 27 Agustus 2026, membawa duka bagi dunia komedi Indonesia.

Redaksi TITIKTEMU.CO akan membahas sosok Topan, perjalanan kariernya, hingga kiprahnya bersama sang adik, Leysus, yang membuat nama keduanya dikenal luas melalui berbagai panggung hiburan.

Profil Topan Srimulat dan Biodata Pelawak Asal Malang

Topan dikenal dengan nama lengkap Topan Muhammad Sugianto dan tercatat lahir di Malang pada 12 April 1956, meskipun terdapat perbedaan data mengenai tahun kelahirannya di sejumlah pemberitaan.

Pelawak asal Malang ini tumbuh sebagai seniman yang dekat dengan pertunjukan tradisional sebelum kemudian merambah dunia hiburan televisi bersama Leysus.

Karakter banyolan Jawa Timuran menjadi salah satu identitas Topan yang membuat penampilannya terasa dekat dengan masyarakat, khususnya penonton dari Jawa Timur.

Karier Topan Srimulat Bersama Leysus di Ketoprak Humor

Perjalanan Topan di dunia lawak mengikuti jejak Leysus yang lebih dahulu terjun ke dunia hiburan, sebelum keduanya tampil bersama dalam sejumlah program komedi.

Nama Topan dan Leysus semakin dikenal setelah tampil dalam Ketoprak Humor, sebuah program yang memadukan unsur kesenian tradisional dengan komedi dan berhasil menjangkau penonton televisi secara luas.

Duet kakak-adik tersebut juga tercatat pernah tampil dalam program Ronda, Pansus, dan Toples Show, sekaligus memperkuat posisi mereka sebagai salah satu pasangan lawak asal Malang yang dikenal publik. 

Topan Srimulat dan Kiprahnya di Dunia Hiburan

Selain dikaitkan dengan Ketoprak Humor, Topan bersama Leysus juga pernah bergabung dengan Srimulat sehingga namanya kemudian populer dengan sebutan Topan Srimulat.

Setelah aktivitasnya di televisi berkurang, Topan tetap aktif di Malang dan tercatat ikut mengurus kegiatan persepakbolaan, termasuk lingkungan sepak bola Kabupaten Malang dan Arema.

Kepergian Topan pada 27 Agustus 2026 menjadi kehilangan bagi dunia lawak, terutama karena kiprahnya turut memperkenalkan warna humor Jawa Timuran kepada penonton dari berbagai daerah. 

Berikut pembahasan mengenai perjalanan Topan menunjukkan bahwa warisan seorang pelawak tidak hanya berasal dari tayangan televisi, tetapi juga dari karakter humor dan karya yang membekas dalam ingatan penonton.

Demikianlah informasi mengenai Profil Topan Srimulat, Pelawak Asal Malang yang Dikenal Lewat Banyolan Jawa Timuran.****

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abi Zahy

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X