Padahal, scrolling tanpa arah juga bisa menambah stres.
Coba mulai dengan kegiatan offline yang simpel tapi menyenangkan: jalan kaki sore-sore, masak resep baru, baca buku yang udah lama teronggok di rak, atau sekadar nongkrong bareng teman tanpa gangguan gadget.
Aktivitas ini bisa jadi “charging station” alami untuk otakmu.
3. Terapkan Teknik “Single Tasking”
Banyak orang bangga bisa multitasking. Padahal, otak kita sebenarnya lebih suka “single tasking”.
Fokus pada satu pekerjaan dalam satu waktu bisa meningkatkan kualitas hasil kerja sekaligus mengurangi rasa lelah berlebih.
Gunakan metode seperti Pomodoro (kerja 25 menit, istirahat 5 menit) untuk melatih fokus.
4. Manjakan Tubuhmu, Jangan Cuma Gadgetmu
Kalau ponselmu perlu di-charge, tubuhmu juga butuh diisi ulang. Tidur cukup, makan sehat, dan olahraga ringan bisa jadi kunci menjaga energi.
Nggak perlu olahraga berat setiap hari, yang penting rutin.
Bahkan peregangan 10 menit setelah kerja juga sudah membantu melancarkan peredaran darah.
Baca Juga: Program Makan Bergizi Gratis: Dari Piring Anak Bangsa untuk UMKM Lokal
5. Latih Mindfulness: Sadar Sepenuhnya di Momen Sekarang
Mindfulness bukan sekadar meditasi ala yogi.
Artikel Terkait
Menjelang 2028: Saat IKN Bertransformasi Menjadi Pusat Politik Baru Indonesia
Program Makan Bergizi Gratis: Dari Piring Anak Bangsa untuk UMKM Lokal
Lowongan Kerja Bappenas 2025: Peluang Emas untuk Profesional Muda dan Berpengalaman
10 Fakta Menarik Drama BON APPETIT, YOUR MAJESTY: Dari Web Novel, Kursus Masak Yoona, hingga Rekor Global Netflix
5 Film Jepang Paling Laris Sepanjang Sejarah: Anime Kuasai Box Office Dunia
BTN Buka Jalan Karier Besar-Besaran: Lowongan ODP dan GBS hingga 5 Oktober 2025BTN Buka Jalan Karier Besar-Besaran: Lowongan ODP dan GBS
IJTI Prihatin atas Pencabutan Kartu Liputan Reporter CNN Indonesia di Istana
Dewan Pers Desak Semua Pihak Hormati Kebebasan Pers, Minta Akses Liputan Wartawan CNN Dipulihkan
Belanda Pulangkan Ribuan Artefak Budaya Indonesia: Dari Arca Singasari Hingga Keris Puputan Klungkung
Begini Kronologi Kasus ID Wartawan Istana, CNN Indonesia Minta Penjelasan Resmi