Anda Bukan Tarzan, Hindari Makan Buah Saja Saat Sahur. Ini Alasannya

photo author
AB Soleh, TitikTemu.co
- Rabu, 20 Maret 2024 | 22:00 WIB
Buah-buahan yang cocok untuk Sahur   (Pixabay.com/@diapicard)
Buah-buahan yang cocok untuk Sahur (Pixabay.com/@diapicard)

TITIKTEMU.CO, Makan buah-buahan menyehatkan tubuh. Karena buah jadi adalah salah satu makanan yang kaya akan vitamin, mineral, dan serat.

Mengonsumsi buah-buahan ketika sahur itu baik. Namun, apakah makan buah saja ketika sahur aman dan baik bagi tubuh?

Ahli Gizi dari Universitas Diponegoro (Undip) Fahmi Arif Tsani mengatakan  konsumsi buah saja saat sahur tidak mencukupi kebutuhan zat gizi.

"Buah-buahan pada intinya suatu makanan yang menyehatkan karena buah kaya akan vitamin, mineral dan serat. Tapi yang menjadi problem adalah kebutuhan gizi atau zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh," ujar Fahmi

Baca Juga: Sekali Lagi Jangan Lewatkan Sahur, Ini Tips Sehat Bagaimana Memilih Menu Sahur

Fahmi menjelaskan, zat gizi tidak hanya berasal dari vitamin, mineral, dan serat saja sebagai komponen (mikronutrien). Mikronutrien adalah zat gizi yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah sedikit, tapi mempunyai peran yang sangat penting.  Namun, ada yang lebih besar lagi yaitu zat gizi esensial (makronutrien) berupa karbohidrat, protein, dan lemak. Makronutrien adalah nutrisi yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah besar. 

"Buah-buahan tidak bisa menyediakan ini," ujarnya. Makan sahur, kata Fahmi, menjadi modal atau investasi konsumsi zat gizi yang akan digunakan selama satu hari penuh, sehingga idealnya tidak hanya mikronutrien saja yang dikonsumsi, tapi juga makronutrien.

Dengan demikian, gizi seimbang bisa terpenuhi secara baik, terutama ketika sahur, karena kebutuhan karbohidrat bisa terpenuhi, terutama protein bahkan juga lemak. "Kalau misalnya ada sebagian orang yang mempraktikkan konsumsi buah saja ketika sahur dan tidak berefek apa pun dan justru mempunyai benefit penurunan berat badan, ya monggo (silakan) saja. Bisa jadi orang tersebut sudah beradaptasi secara metabolik," katanya.

Meskipun ada orang yang mampu beradaptasi dengan konsumsi buah-buahan saja dan bahkan merasakan manfaat penurunan berat badan, Fahmi menekankan hal ini tidak berlaku untuk lansia, ibu hamil, dan anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan. 

"Protein, karbohidrat, lemak sangat penting apalagi ketika mau puasa. Anak-anak remaja, kalau tidak makan sahur selain buah, itu kontraproduktif terhadap pemenuhan gizinya bagi masa pertumbuhan dan perkembangannya," jelasnya.

Baca Juga: Bisa Bikin Sakit Maag hingga Hipertensi, Ini 5 Makanan yang Harus Dihindari Saat Berbuka Puasa Maupun Sahur

"Ibu menyusui, ibu hamil kasihan janinnya kalau sahur hanya dengan buah-buahan saja. Bagaimana menyusui bisa menghasilkan ASI berkualitas kalau hanya dari buah? (Sahur hanya makan buah) itu sangat tidak disarankan," imbuhnya.

Prinsipnya, ketika sahur wajib memenuhi gizi seimbang dengan karbohidrat dan lemak sesuai porsinya  tanpa berlebihan. Selain buah, salah satu sumber bahan penting saat sahur adalah protein. Karena protein adalah makronutrien yang memiliki efek mengenyangkan lebih lama. Serat pada buah-buahan punya efek mengenyangkan lebih lama, tetapi lebih penting adalah protein.

Protein juga berfungsi untuk membentuk jaringan, mengganti jaringan yang rusak.

"Sahur adalah investasi asupan harian ketika kita tidak bisa mengasup apa pun termasuk cairan di dalamnya selama puasa. Buah-buahan tetap dipertahankan tetapi ada tambahan yang lain," imbuh Fahmi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: AB Soleh

Sumber: NU Online, Undip

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Lirik Yalal Waton Latin, Arab, Arti, dan Penciptanya

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:24 WIB
X