Penantian 40 Tahun, Warga Garut Kini Kembali Bisa Naik Kereta ke Bandung & Jakarta

photo author
Agus Hermanto, TitikTemu.co
- Jumat, 25 Maret 2022 | 08:13 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi  didampingi Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo  saat berbincang dengan penumpang kereta api rute Cibatu-Garut.  (pic.pt kai)
Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi didampingi Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo saat berbincang dengan penumpang kereta api rute Cibatu-Garut. (pic.pt kai)

TITIKTEMU.CO GARUT - Jalur kereta api Cibatu-Garut kembali hadir melayani masyarakat setelah dilakukan  peresmian jalur kereta api yang sudah tidak beroperasi selama hampir 40 tahun.

Kini, warga Garut dan sekitarnya kembali bisa langsung naik kereta api menuju ke Bandung dan Jakarta.

Jalur KA Garut -Cibatu diresmikan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri BUMN Erick Thohir didampingi Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo dab Bupati Garut Rudy Gunawan, serta di Stasiun Garut, Kamis (24/3).

Baca Juga: 118 Mahasiswa Berprestasi Putra Putri TNI Terima Beasiswa Kementerian BUMN

Jalur Garut-Cibatu dibuka pertama kali pada tahun 1889 dan berhenti beroperasi pada tahun 1983. Melihat potensi yang ada, KAI mulai melakukan proses reaktivasi jalur tersebut sejak 2018.

Dilansir TITIKTEMU.CO dari laman PT KAI alam reaktivasi jalur sepanjang 19 km tersebut, juga dioperasikan kembali 3 stasiun yaitu Stasiun Garut, Wanaraja, dan Pasirjengkol.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo mengungkapkan apresiasinya kepada seluruh pihak sehingga reaktivasi jalur Cibatu-Garut dapat terealisasi.

Baca Juga: Piala Dunia Qatar 2022: Cristiano Ronaldo Tak Mencetak Gol Saat Portugal Kalahkan Turki di Play-off

“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Menteri Perhubungan, Menteri BUMN, Pemprov Jabar, Pemkab Garut serta kepada seluruh warga Kabupaten Garut atas dukungannya selama ini ke KAI,” ujar Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo.

Setelah direaktivasi, kini Stasiun Garut memiliki bangunan baru yang menyediakan ruang pelayanan pelanggan, ruang VIP, ruang laktasi, pos kesehatan, ruang keamanan, masjid, toilet difabel, area UMKM, area komersial, ATM, area bermain anak, dan fasilitas lainnya.

KAI juga masih menjaga keaslian gedung Stasiun Garut yang lama sebagai bentuk pelestarian bangunan bersejarah.

Baca Juga: Menikmati Bubur Suro Khas Ramadhan Peninggalan Sunan Bonang di Tuban

Didiek mengatakan, latar belakang dan tujuan dari pengoperasian KA ini adalah untuk menyediakan jasa transportasi kereta api yang terjangkau untuk masyarakat Garut dan sekitarnya yang akan melakukan perjalanan ke luar kota.

Sehingga diharapkan dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat Garut khususnya dari potensi kebangkitan wisata, termasuk membantu para pengusaha kecil di sekitar stasiun dalam memasarkan produk lokal mereka dengan kehadiran Pojok UMKM.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Agus Hermanto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X