Berharap Bisa Dicontoh: Dapur Istana Negara & Kantin Setneg Pakai Energi Gas Bumi dari Pipa Pertamina

photo author
Agus Hermanto, TitikTemu.co
- Senin, 14 Maret 2022 | 14:50 WIB
Kegiatan penyaluran gas perdana (Gas In) ke Dapur Istana Negara oleh PT Pertamina (Persero) melalui PT PGN Tbk selaku Subholding Gas. (pic. pertamina)
Kegiatan penyaluran gas perdana (Gas In) ke Dapur Istana Negara oleh PT Pertamina (Persero) melalui PT PGN Tbk selaku Subholding Gas. (pic. pertamina)

TITIKTEMU.CO JAKARTA - PT Pertamina (Persero) melalui PT PGN Tbk selaku Subholding Gas berkomitmen dalam memperluas pemanfaatan gas bumi sebagai energi yang aman dan ramah lingkungan di berbagai sektor.

Setelah melayani kebutuhan gas bumi di Kantin Kementerian Sekretariat Negara RI tahun lalu, pada pekan yang lalu tepatnya mulai Rabu 9 Maret 2022, dilaksanakan penyaluran gas perdana (Gas In) ke Dapur Istana Negara.

Baca Juga: Di Balikpapan Presiden Beri Arahan kepada Para Gubernur, IKN dan Kenaikan Harga Jadi Sorotan

Baca Juga: Sah! Nama Resmi MotoGP Mandalika Adalah “Pertamina Grand Prix of Indonesia”

"Alhamdulillah proses gas in dapat berjalan lancar, sehingga gas bumi dapat bermanfaat bagi lingkungan Istana Negara. Kami berharap, ini bisa terus berkelanjutan ke depannya dan menjadi contoh untuk masyarakat umum, bahwa setingkat istana pun sudah meyakini bahwa gas bumi adalah bahan bakar yang aman, ramah lingkungan, dan nyaman digunakan," ujar Area Head PGN Jakarta Sheila Merlianty seperti dilansir TITIKTEMU.CO dari laman Pertamina.

Kepala Biro Umum Sekretariat Presiden Erry Hermawan menyampaikan bahwa kiranya pemakaian gas bumi di istana negara ini dapat menjadi contoh untuk publik bahwa istana juga menggunakan energi bersih, ramah lingkungan, aman, tersedia 24 jam, dan bersaing.

Baca Juga: Label Halal Indonesia Baru Sudah Diberlakukan 1 Maret 2022, Bagaimana Nasib Label Sebelumnya?

“Saat ini baru pemasangan awal untuk energi memasak di dapur. Kami berharap dukungan perawatan dan saat kegiatan VVIP ketika membutuhkan energi untuk memasak di dapur istana. Dapur Istana Kepresidenan akan memanfaatkan gas bumi dengan volume sebesar 50 - 1.000 M3.,” ujar Erry.

“Kami berterima kasih kepada PGN telah memenuhi permohonan kami untuk melakukan pemasangan gas di lingkungan Istana Negara Jakarta dan sudah maksimal sesuai target. Kami merencanakan memanfaatkan gas bumi tidak hanya untuk kebutuhan dapur, tapi juga pemanas atau pencuci pakaian berskala besar dengan teknologi panas seperti halnya layanan di Istana Negara Bogor. Pertimbangan itulah yang kami harapkan,” tambahnya.

Sheila menambahkan, apabila terjadi kendala maupun emergency, PGN memiliki contact center yang bisa dihubungi dan siaga 24 jam.

Baca Juga: Sejarah BLK yang Kini Jadi BBPVP Semarang dan Link Pendaftaran Pelatihan Tenaga Kerja

Sampai saat ini, PGN Area Jakarta telah melayani 268 pelanggan komersial industri mulai dari mal, hotel, dan restoran. Selain itu, melayani 138 pelanggan kecil, dan ± 15.332 pelanggan rumah tangga.

Seiring dengan pengembangan infrastruktur gas bumi di wilayah DKI Jakarta, Sheila berharap bahwa pelanggan gas bumi juga semakin meningkat.

“Kami juga menjalankan penugasan dari pemerintah untuk mengembangkan gas bumi bagi masyarakat. Nilai lebih gas bumi yakni lebih aman, nyaman, ramah lingkungan, kami berharap masyarakat bisa melihat dari sisi ini, sehingga semakin banyak masyarakat yang berminat menggunakan gas bumi.” ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Agus Hermanto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X