Ini bukan alasan untuk hidup boros. Justru sebaliknya: uang perlu diperlakukan berdasarkan dampaknya.
Kopi Rp50 ribu sesekali bukan penyebab seseorang gagal kaya. Tetapi biaya hidup yang terus membesar sementara pendapatan berjalan di tempat jelas lebih sulit diatasi.
Mungkin sudah waktunya kita berhenti bertanya, “Berapa gelas kopi yang harus kamu korbankan agar kaya?”
Pertanyaan yang lebih serius adalah: “Kenapa biaya untuk menjalani hidup normal semakin mahal, dan bagaimana cara membuat pendapatan kita mengejarnya?”
Itu percakapan financial freedom yang jauh lebih menarik.***