Strategi menjinakkan pasar obligasi ini terbukti ampuh karena berhasil menjaga kepercayaan para pemodal kakap, terutama para investor asing.
Ketika iklim pasar obligasi kita dinilai aman dan menjanjikan keuntungan, otomatis aliran modal asing (capital inflow) akan kembali mengalir deras masuk ke dalam negeri.
Purbaya juga menjanjikan bahwa dalam waktu dekat akan ada serangkaian aksi lanjutan dari pemerintah yang diproyeksikan mampu menyuntikkan energi baru bagi penguatan nilai tukar rupiah secara jauh lebih signifikan.
Jadi, tidak perlu panik berlebihan, karena mesin ekonomi kita di belakang layar masih bekerja dengan sangat baik!***
Artikel Terkait
Profil Dwi Sasetyaningtyas (Tyas), Awardee LPDP yang Di-Blacklist Menkeu Purbaya Usai Kontroversi WNI
Purbaya Perpanjang Deadline Pajak! Wajib Pajak Kini Punya Waktu Lebih Lama hingga April 2026
Isu APBN Tinggal Dua Minggu Hebohkan DPR, Menkeu Purbaya: Saya Sendiri Sampai Bingung!
Bank Dunia Minta Maaf, S&P Pertahankan Rating: Purbaya Ungkap Kekuatan Ekonomi Indonesia 2026
Rupiah Terpuruk ke Rp17.730, Pasar Tahan Napas Menunggu Keputusan Bersejarah BI Rate
Rupiah Anjlok tapi Kafe Tetap Penuh Sesak — Ini Penjelasan Ilmiahnya yang Bikin Melek