Secara teknikal, IHSG masih berada dalam fase rebound terbatas dan belum mengonfirmasi breakout yang kuat.
Reza menyebutkan support IHSG berada di area 7.618 – 7.858, diperkuat oleh MA200 di kisaran 7.800-an. Bertahannya level ini dinilai berhasil meredam tekanan jual dalam beberapa hari terakhir.
Sementara itu untuk perdagangan Rabu 4 Februari, resistance terdekat IHSG berada di 8.297 – 8.408.
“Pergerakan indeks akan sangat bergantung pada konsistensi rebound harga komoditas dan meredanya tekanan jual asing,” jelas Reza.
Baca Juga: Jangan Salah Pilih! 7 Aplikasi Investasi Emas Legal Berizin OJK dan Bappebti
Saham Rekomendasi Analis untuk Trading Jangka Pendek
Meski IHSG masih rawan koreksi, peluang trading selektif tetap terbuka. Berikut saham rekomendasi analis yang layak dicermati:
1. BRMS (Bumi Resources Minerals)
Area beli: Rp910 – Rp950
Target: Rp1.010 – Rp1.065
Stop loss: Di bawah Rp880
BRMS dinilai menarik seiring sentimen komoditas yang mulai membaik.
2. ASII (Astra International)
Strategi: Buy on breakout
Area beli: Rp6.875
Artikel Terkait
IHSG Melemah Hampir 2 Persen, Analis Sebut Demo di Jakarta Dinilai Jadi Faktor Utama
Tiga Pejabat OJK Mengundurkan Diri Usai IHSG Anjlok dan Trading Halt Dua Hari
Ketua OJK Mahendra Siregar Resmi Mundur Usai IHSG Anjlok dan Trading Halt Dua Hari
Pemerintah Naikkan Aturan Free Float Jadi 15 Persen Usai IHSG Tertekan
IHSG Ambruk 2 Hari, Pejabat BEI-OJK Mundur Beruntun: Apa Sinyal Bahaya untuk Investor?
IHSG Hari Ini 2 Februari 2026 Masih Naik-Turun, Ini Prediksi Analis dan Rekomendasi Saham Potensial