Melengkapi Sri Martini, Erwan pun merinci pelatihan yang digelar selama Bank Sampah Jogjja Heboh #2. Selain yang telah disebutkan di atas, ada stan pameran dan pelatihan. Ada sabun dari minyak jelantah, sabun mandi EcoEnzyme, boneka badut tutup botol, olah limbah kaca, budidaya magot, biopori, Losida, pupuk organik cair, bros kresek, bros tutup botol, kerajinan anyam rapat, anyaman bolong, pot dari pakaian bekas, kerajinan koran, kreasi sedotan, olah limbah sandal dan sebagainya.
"Pokoknya kami ingin berbagi soal pengelolaan sampah dengan prinsip 3R, reduce, reuse, recycle. Pengelolaan yang mudah, murah, manfaat. Yang organik komposkan, yang anorganik, pilah, olah, jual. Sampah pilah anorganik bisa disetor ke bank sampah atau jual ke tukang rosok. Dengan langkah ini, makin sedikit sampah yang dikirim ke TPA," tandas Erwan.***
*
Artikel Terkait
Sampah Medis Bisa Jadi Momok Lingkungan. Yuk Kelola Sampah Medismu!
Mahasiswa UGM Ciptakan Tempat Sampah Penghancur Limbah Masker Medis yang Ramah Lingkungan
Mahasiswa UGM Ubah Sampah Plastik Jadi Speaker Bluetooth dan Power Bank
Siap-siap Piknik, Kuy! Ini 10 Destinasi Wisata Jogja Paling Baru
Piknik, Biar Nggak Panik! 7 Desa Wisata Jogja Ini Akan Memberimu Pengalaman yang Tak Terlupakan
Liburan ke Jogja? Ini 7 Kuliner Jogja di Kawasan Malioboro yang Super Duper
Berburu 7 Kuliner Jogja di Kaliurang, Sisi Lain Kota Pelajar Jogja yang Layak Dicoba
Dimsum Uma Yumcha, Kuliner Jogja Kekinian di Pasar Condronegaran Yogyakarta
Sabar luur...Sebentar Lagi, Lewat Jalan Tol Solo-Jogjakarta, Waktu Tempuh Solo - Yogyakarta Cuma 20 Menit
JOGJA…JOGJA…JOGJAKARTA… Oleh: Trias Kuncahyono, Wartawan Senior, Penulis Buku
Masjid Soko Tunggal Milik Kraton Jogjakarta, Arsitektur Unik Hanya dengan Satu Tiang Penyangga
10 Tempat Wisata Kuliner Jogja: dari yang Legendaris hingga Kekinian! Dari Gudeg, Angkringan Sampai Gelato