TITIKTEMU.CO, YOGYAKARTA - Jogja memiliki banyak desa wisata yang menawan. Menawarkan suasana pedesaan yang ramah, alam yang asri, dan tenang.
Jogja bahkan ditetapkan sebagai City of Culture ASEAN, penghargaan atas pelestarian budaya, oleh Forum ASEAN Ministers Responsible for Culture and Arts (AMCA) pada 2018.
Mengunjungi desa-desa wisata Jogja tak hanya menyenangkan, tapi juga mendapat pengamalan baru yang tak terlupakan.
Baca Juga: Masuk Nominasi Anugerah Wisata Indonesia, Desa Wisata Sumberbulu Tawarkan Kearifan Lokal
Pasalnya, desa-desa wisata Jogja menawarkan kekhasan alam, tradisi, budaya dan keramahtamahan masyarakat desa yang hampir tak ditemukan di perkotaan.
Berikut ini 7 Desa Wisata Jogja yang bisa menjadi tujuan wisata Jogja:
Desa Wisata Nglinggo
Desa Wisata Nglinggo menyuguhkan hamparan perkebunan teh, hutan pinus, dan momen indah matahari terbit di Puncak Suroloyo.
Desa Wisata Nglinggo juga menawarkan wisata alam untuk tracking ke Curug Watu Jonggol dengan medan yang menantang.
Baca Juga: Gunungkidul Banyak Tempat Wisata Menanti Kunjungan Anda
Wisatawan bisa merasakan kehidupan pedesaan di Desa Wisata Nglinggo. Bersama warga setempat membuat kuliner lokal, latihan membuat topeng, tari lengger tapeng, dan jatilan.
Desa wisata ini menyajikan spot-spot menarik yang instagenic, salah satunya Bukit Ngisis yang menjadi buruan karena sunrise dan sunset yang sangat indah.
Desa ini berada di kawasan perbukitan di Dusun Nglinggo, Pagerharjo, Kapanewon Samigaluh, Kulon Progo. Jaraknya sekitar 45km dari Bandara Internasional Yogyakarta.
Artikel Terkait
Sports Track Hutan Tinjomoyo, Destinasi Wisata Baru di Semarang
DAMRI Telah Membuka Rute Yogyakarta ke Dieng untuk Mendukung Peningkatan Pariswisata
Wisata ke Gunung Bromo dengan Mobil Sendiri, Ini Jalurnya
Panduan Wisata Backpacker ke Bromo, Begini Caranya
Agenda Seni Budaya Terdekat di Jogja dan Solo, Jangan Terlewat!
Sendratari Ramayana di Prambanan Ternyata Libatkan 200 Penari Lebih, Kapan Ya Ada Pertunjukan Lagi?
Horeee! Jurug Solo Zoo Dibuka untuk Semua Umur
Hotel Pelangi, Hotel Tertua dan Saksi Bisu Sejarah Kota Malang