• Jumat, 1 Juli 2022

Disporapar Gelar Pelatihan Jemparingan di Desa Wisata Kandri Semarang. Olahraga Ini Mementingkan Rasa..

- Senin, 23 Mei 2022 | 12:02 WIB
Pelatihan singkat Jemparingan di Omah Alas, Desa Wisata Kandri, Gunungpati Semarang (pic/jatengprov.go.id)
Pelatihan singkat Jemparingan di Omah Alas, Desa Wisata Kandri, Gunungpati Semarang (pic/jatengprov.go.id)

TITIKTEMU.CO SEMARANG - Menyebut jemparingan, mungkin tak banyak yang tahu apa yang dimaksud. Begitu pula jika melihat aksi olahraga ini. Kebanyakan orang akan menyebutnya sebagai panahan.

Ya, saat ini jemparingan memang tidak populer di masyarakat. Padahal, olahraga tradisional ini sudah ada sejak lama. Karena itu pula, Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah mengajak pegiat event, guru olahraga dan pengelola objek wisata, mengenal jemparingan.

Sedikitnya, 50 orang mendapat pelatihan singkat jemparingan di Omah Alas, di Desa Wisata Kandri, Gunungpati-Semarang, Sabtu 21 Mei 2022.

Baca Juga: Masyarakat Wonogiri  Harus Tetap Gunakan Masker di Tempat Umum. Begini Penjelasan Bupati  Jekek

Maestro jemparingan asal Solo, Edy Roostopo, yang didaulat menjadi pelatih bersama Agung Sumedi, mengapresiasi kegiatan itu. Menurutnya, jemparingan perlu dipopulerkan kepada masyarakat. Selain melestarikan budaya Jawa, jemparingan juga bisa menjadi batu loncatan menuju olahraga panahan modern.

Jemparingan itu mementingkan rasa. Nah ketika sudah bisa menguasai jemparingan, mau pindah ke cabang panahan modern bisa. Olahraga ini juga memberikan rasa fokus dan ketenangan,” sebutnya, di sela-sela kegiatan.

Ia menyebut, olahraga jemparingan termasuk olahraga murah. Jika dibandingkan dengan panahan modern, satu set alat jemparingan (busur dan anak panah) dapat diperoleh dengan harga Rp1,2 juta. Sementara, alat panahan modern harganya di atas Rp5 juta.

Baca Juga: Warga Tak Terdaftar di DPT, Tetap Dapat Gunakan Hak Pilihnya dalam Pemilihan Kepala Desa di Jepara

“Di Solo Raya ada 57 klub jemparingan, kalau di DIY ada 60 klub. Saat ini perkembangannya luar biasa. Harapannya olahraga ini bisa digeluti siswa siswi sekolah dasar,” ujar Edy.

Halaman:

Editor: Teguh Argari Bisono

Sumber: jatengprov.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X