Desa Carangsari Pemenang Pertama Anugerah Desa Wisata, Ini Keunikannya

photo author
Leonardo Pamungkas, TitikTemu.co
- Senin, 13 Desember 2021 | 19:52 WIB
Desa Carangsari (Instagram @desawisatacarangsari)
Desa Carangsari (Instagram @desawisatacarangsari)

TITIKTEMU.CO, BADUNG – Desa Carangsari meraih juara pertama Desa Wisata Terbaik kategori Konten Kreatif dalam ajang lomba Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI 2021).

Lomba yang digelar Kemenparekraf itu berlangsung selama periode 7 Mei-26 Juli 2021, kemudian finalisasi penjurian pada Selasa (7/12/2021).

Setelah lolos 50 besar Desa Wisata Trebaik, Desa Carangsari, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Bali, terpilih sebagai desa wisata terbaik kategori konten kreatif.

Baca Juga: Liburan ke Jogja, Event Wisata 2022 Ini Nggak Boleh Dilewatkan

Desa ini satu dari tujuh desa di Kecamatan Petang. Sebuah desa agraris yang berbatasan dengan Desa Getasan dan Sangeh, Sungai Yeh Penet, dan Sungai Ayung.

Kedua sungai ditambah hamparan kebun kopi menjadi daya tarik Desa Carangsari. Pahlawan Nasional Indonesia, I Gusti Ngurah Rai, lahir di desa ini.

Desa ini juga menampilkan akulturasi budaya Bali dan Tionghoa dengan unggulan wisata pertunjukan wayang kulit paruwe, wayang ramoyane, dan barongsai.

Baca Juga: Sandiaga Uno: 12 Desa Wisata di Sekitar Gunung Semeru Rusak dan Tertutup Debu Vulkanik

Ada juga tarian hanoman, barangket, gamelan khas Bali, barong landung, dan tari topeng Tugek Carangsari.

Di desa ini, pegunjung  bisa menikmati tantangan arung jeram di Sungai Ayung, atraksi wisata gajah, gowes keliling desa, serta mengunjungi dapur coklat POD.

Di dapur coklat POD pengunjung melihat proses pengolahan cokelat dari kakao mentah, hingga menjadi produk cokelat.

Baca Juga: Tidak Hanya Borobudur, Ini 7 Destinasi Wisata Magelang yang Indah Bukan Kepalang

Menurut Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, desa wisata menjadi magnet karena wisata kembali ke alam belakangan ini banyak diminati.

“Desa Carangsari ini, seperti desa-desa wisata lain,  diharapkan bisa memberi pengunjung pengalaman unik. Misalnya kearifan lokal, adat istiadat, dan kuliner,” ujar Sandiaga.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ganug Nugroho Adi

Sumber: Kemenparekraf

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X