Gibran Rakabuming Raka, yang lahir 1 Oktober 1987, awalnya adalah seorang pengusaha yang menjabat sebagai Wali Kota Surakarta, sejak dilantik pada 26 Februari 2021. Terlahir sebagai putra sulung Joko Widodo. Gibran merintis bisnisnya dengan membuka usaha katering yang diberi nama Chilli Pari.
Gibran meminta masyarakat agar tidak cemas ditinggal dirinya yang berpotensi menjadi Gubernur Jawa Tengah berikutnya. Gibran bicara demikian mengutip sejumlah lembaga survei yang menyatakan dirinya sangat potensial menjadi Gubernur Jawa Tengah pengganti Ganjar Pranowo.
Dalam acara refleksi setahun pemerintahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo, yang digelar 19 April 2022, Gibran memang mendapatkan sejumlah kritikan dan masukan dari warga yang hadir. Tak hanya itu saja, warga juga mulai resah langkah Gibran menjadi Wali Kota Solo tidak bertahan lama. Namun Gibran memastikan akan tetap fokus menjadi Wali Kota Solo.
Baca Juga: Kumpulan Quotes Kartini, Inspiratif dan Penuh Makna
Ibarat semakin tinggi pohon akan semakin kencang angin yang menerpanya, Gibran juga harus siap menghadapi berbagai masalah yang muncul. Seperti saat dia dan adiknya, Kaesang Pangarep, dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas kasus dugaan korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
Laporan dilayangkan oleh Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang juga merupakan aktivis '98, Ubedilah Badrun. KPK mengaku telah menerima laporan dan akan mempelajarinya. Namun Gibran menanggapi laporan itu dengan santai. Ia bahkan mengatakan, kalau dirinya salah siap untuk ditangkap. Namun tentu harus dibuktikan lebih dulu kesalahannya itu.
Gibran memang telah dilirik oleh sejumlah partai politik untuk maju pada pilkada 2024. Hal itu tak lepas dari pertemuan Gibran dengan sejumlah elit partai politik. Sepertinya Gibran sedang di poles-poles, sedang diusap-usap, dipersiapkan untuk bisa masuk ke kontestasi politik yang lebih tinggi.
Baca Juga: Antisipasi Penumpukan di Jalan Tol, Ini yang Akan Dilakukan Dishub Jawa Tengah
Direktur Eksekutif Indonesia Political Review, Ujang Komarudin menyatakan Gibran bisa menjadi calon gubernur dua daerah, Jawa Tengah dan DKI Jakarta. Namun, Ujang memprediksi Gibran pun akan mengikuti rekam jejak ayahnya, Jokowi, yang pernah menjadi orang nomor 1 di ibu kota, karena lebih bergengsi.
Gibran memang sempat ditemui sejumlah elit politik. Ia sempat bertemu dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PAN Zulkifi Hasan, Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo, dan Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani.
Mari kita tunggu saja di tahun 2024 nanti, apakah Gibran benar-benar menjadi cagub Jateng, atau justru menjadi cagub DKI.
Baca Juga: Gun Romli: Apa Prof KW UGM itu Seorang Psikopat?
Taj Yasin Maimoen
Taj Yasin Maimoen menjabat Wagub Jateng, mendampingi Ganjar Pranowo, sejak 5 September 2018 hingga 2023 mendatang. Lahir 2 Juli 1983 di Rembang. Politisi PPP ini, putra dari KH Maimun Zubair, ulama kharismatis di Rembang.
Sebelum menjadi wakil gubernur, Taj Yasin merupakan Anggota DPRD Jateng periode 2014-2018 dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah 2. Ia duduk di Komisi E yang membidangi pengawasan dalam bidang kesra, agama, pendidikan, olahraga, dan pemuda.
Artikel Terkait
Netizen Nyinyir, Hendrar Prihadi Bela Puan Maharani
Dapat Arahan Wapres Ma’ruf Amin, Wagub Jateng Taj Yasin: Utamakan Penanganan Anak Yatim Piatu di Daerah Miskin
Walikota Gibran Resmikan Pasar Senggol Purwosari, Awas…..Jangan Asal Senggolan Saat Belanja…
Kota Solo Gantikan Vietnam Jadi Tuan Rumah ASEAN Para Games, Gibran: Kepercayaan Luar Biasa!
Sekolah Gratis SMKN Jateng Dibuka di Tiga Wilayah Bagi 264 Siswa Tak Mampu yang Berprestasi