TITIKTEMU.CO - Pembagian uang tunai sebesar Rp500 ribu kepada seluruh kepala keluarga (KK) di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, menjadi perbincangan hangat di dunia maya. Program ini mendadak viral setelah video penyaluran bantuan tersebut beredar luas di media sosial. Banyak warganet bertanya-tanya, dari mana sumber dana untuk program yang tergolong unik ini?
Kebijakan tersebut ternyata merupakan bagian dari agenda tahunan Desa Berjo menjelang Idulfitri. Pada tahun 2026, pemerintah desa mencatat sebanyak 1.446 KK sebagai penerima bantuan, dengan total anggaran mencapai Rp723 juta. Penyaluran dilakukan selama dua hari pada awal Maret di Balai Desa Berjo, disertai undangan resmi untuk memastikan warga hadir sesuai jadwal.
Sumber Dana THR Desa Berjo Berasal dari Usaha Desa Sendiri
Pertanyaan utama yang muncul adalah mengenai asal-usul dana untuk pembagian THR ini. Kepala Desa Berjo, Dwi Haryanto, mengungkapkan bahwa dana tersebut berasal dari pos bantuan pangan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). Selain itu, program ini didukung oleh Pendapatan Asli Desa (PADes) yang bersumber dari Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa).
Menariknya, dana tersebut bukan berasal dari pemerintah pusat atau bantuan eksternal lainnya. Keberhasilan program ini merupakan hasil pengelolaan potensi ekonomi lokal yang optimal. Desa Berjo memanfaatkan pendapatan dari sektor wisata dan pertanian unggulan untuk mendanai program sosial seperti pembagian THR.
Desa Berjo, Destinasi Wisata di Lereng Gunung Lawu
Desa Berjo dikenal sebagai salah satu desa wisata di Kabupaten Karanganyar. Berlokasi di lereng Gunung Lawu, desa ini memiliki sejumlah destinasi wisata populer seperti Candi Sukuh, Air Terjun Jumog, Telaga Madirda, dan Tenggir Park.
Candi Sukuh menjadi daya tarik bagi wisatawan yang mencari pengalaman sejarah, sementara Air Terjun Jumog ramai dikunjungi saat liburan panjang. Pengelolaan destinasi wisata yang profesional turut meningkatkan pendapatan desa, sehingga mampu mendukung berbagai program sosial untuk masyarakat.
Program Unggulan 3 SBS Desa Berjo untuk Kesejahteraan Warga
Selain pembagian THR, Desa Berjo juga memiliki program unggulan bernama 3 SBS (Semua Bisa Sarjana, Semua Bisa Sehat, Semua Bisa Sejahtera). Ketua Percepatan Desa Berjo, Wahyu Budi Utomo, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
-
Semua Bisa Sarjana
Program ini menyediakan beasiswa bagi anak-anak desa agar dapat melanjutkan pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi. -
Semua Bisa Sehat
Fokus pada peningkatan layanan kesehatan masyarakat melalui fasilitas yang memadai dan program kesehatan preventif. -
Semua Bisa Sejahtera
Mengembangkan potensi ekonomi lokal untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan taraf hidup warga desa.
Keberhasilan Desa Berjo dalam mengelola potensi lokal menjadi inspirasi bagi banyak desa lain di Indonesia. Dengan memanfaatkan sumber daya yang ada secara optimal, desa ini mampu mewujudkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakatnya.***
Artikel Terkait
Cair Full! Besaran THR dan BHR 2026 untuk ASN, Swasta, hingga Driver Ojol
Jadwal THR Driver Ojek Online (Ojol) & Kurir di Jakarta, Bekasi, Bandung, Solo, Jogja, dan Semarang 2026
Syarat Bonus Hari Raya 2026 Ojol Gojek, Grab, Maxim, ShopeeFood, dan inDrive, Kapan Cair dan Berapa Besarannya? Ini Nomor Telpon Aduan BHR belum cair
BHR Ojol 2026 Cair! Sekitar 1 Juta Driver Bakal Terima Bonus Rp150 Ribu–Rp500 Ribu
OTT KPK di Pekalongan: 14 Orang Dibawa ke Jakarta, Termasuk Bupati dan Sekda
Profil Fadia A Rafiq, dari Penyanyi Cilik ‘Cik Cik Bum Bum’, Bupati Pekalongan, Lalu Terjerat OTT KPK
Dari Reza Shah hingga Revolusi 1979: Kejayaan dan Runtuhnya Dinasti Pahlavi di Iran
THR Alfamart 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Pencairan dan Cara Hitung Besaran Karyawan Swasta
Tidak Bisa Ubah Email di Coretax DJB? Ini Solusi Kendala Dan Tips Agar Urusan Pajak Lancar
FF Kipas Apk 2026 Ramadan: Fakta, Risiko, dan Cara Aman Bermain Free Fire