Viral! Desa Berjo Ngargoyoso Karanganyar Bagikan Uang THR Rp500 Ribu per KK, Begini Sumber Dana dan Faktanya

photo author
Abi Zahy, TitikTemu.co
- Rabu, 4 Maret 2026 | 12:12 WIB
Viral! Desa Berjo bagikan THR Rp500 ribu per KK menjelang Idulfitri 2026. Sumber dana berasal dari usaha desa sendiri melalui BUMDesa dan AP
Viral! Desa Berjo bagikan THR Rp500 ribu per KK menjelang Idulfitri 2026. Sumber dana berasal dari usaha desa sendiri melalui BUMDesa dan AP

TITIKTEMU.CO - Pembagian uang tunai sebesar Rp500 ribu kepada seluruh kepala keluarga (KK) di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, menjadi perbincangan hangat di dunia maya. Program ini mendadak viral setelah video penyaluran bantuan tersebut beredar luas di media sosial. Banyak warganet bertanya-tanya, dari mana sumber dana untuk program yang tergolong unik ini?

Kebijakan tersebut ternyata merupakan bagian dari agenda tahunan Desa Berjo menjelang Idulfitri. Pada tahun 2026, pemerintah desa mencatat sebanyak 1.446 KK sebagai penerima bantuan, dengan total anggaran mencapai Rp723 juta. Penyaluran dilakukan selama dua hari pada awal Maret di Balai Desa Berjo, disertai undangan resmi untuk memastikan warga hadir sesuai jadwal.

Sumber Dana THR Desa Berjo Berasal dari Usaha Desa Sendiri

Pertanyaan utama yang muncul adalah mengenai asal-usul dana untuk pembagian THR ini. Kepala Desa Berjo, Dwi Haryanto, mengungkapkan bahwa dana tersebut berasal dari pos bantuan pangan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). Selain itu, program ini didukung oleh Pendapatan Asli Desa (PADes) yang bersumber dari Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa).

Menariknya, dana tersebut bukan berasal dari pemerintah pusat atau bantuan eksternal lainnya. Keberhasilan program ini merupakan hasil pengelolaan potensi ekonomi lokal yang optimal. Desa Berjo memanfaatkan pendapatan dari sektor wisata dan pertanian unggulan untuk mendanai program sosial seperti pembagian THR.

Desa Berjo, Destinasi Wisata di Lereng Gunung Lawu

Desa Berjo dikenal sebagai salah satu desa wisata di Kabupaten Karanganyar. Berlokasi di lereng Gunung Lawu, desa ini memiliki sejumlah destinasi wisata populer seperti Candi Sukuh, Air Terjun Jumog, Telaga Madirda, dan Tenggir Park.

Candi Sukuh menjadi daya tarik bagi wisatawan yang mencari pengalaman sejarah, sementara Air Terjun Jumog ramai dikunjungi saat liburan panjang. Pengelolaan destinasi wisata yang profesional turut meningkatkan pendapatan desa, sehingga mampu mendukung berbagai program sosial untuk masyarakat.

Program Unggulan 3 SBS Desa Berjo untuk Kesejahteraan Warga

Selain pembagian THR, Desa Berjo juga memiliki program unggulan bernama 3 SBS (Semua Bisa Sarjana, Semua Bisa Sehat, Semua Bisa Sejahtera). Ketua Percepatan Desa Berjo, Wahyu Budi Utomo, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.

  1. Semua Bisa Sarjana
    Program ini menyediakan beasiswa bagi anak-anak desa agar dapat melanjutkan pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi.

  2. Semua Bisa Sehat
    Fokus pada peningkatan layanan kesehatan masyarakat melalui fasilitas yang memadai dan program kesehatan preventif.

  3. Semua Bisa Sejahtera
    Mengembangkan potensi ekonomi lokal untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan taraf hidup warga desa.

Keberhasilan Desa Berjo dalam mengelola potensi lokal menjadi inspirasi bagi banyak desa lain di Indonesia. Dengan memanfaatkan sumber daya yang ada secara optimal, desa ini mampu mewujudkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakatnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abi Zahy

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X