Rano Karno Tambah Nama 'Si Doel' di Surat Suara Pilkada Jakarta. Jadi Fenomena Marketing Politik di Indonesia

photo author
Redaksi TITIKTEMU, TitikTemu.co
- Selasa, 24 September 2024 | 19:21 WIB
Potret Cawagub DKI Jakarta Rano Karno (Instagram.com/@si.rano)
Potret Cawagub DKI Jakarta Rano Karno (Instagram.com/@si.rano)

"Betul teman-teman sekalian, nama saya tidak berubah, tapi bertambah ada tiga komponen, Rano Doel Karno atau Rano Karno Si Doel," kata Rano di Jakarta Selatan, pada Minggu, 22 September 2024.

"Bukan penggantian tapi apa sih istilahnya, menyamai bahwa Si Doel adalah Rano Karno, dan Rano Karno adalah Si Doel," tambahnya.

Baca Juga: Siap-Siap! Kartu Prakerja Gelombang 72 Segera Dibuka, Cek Jadwal Pendaftaran dan Cara Daftarnya

Fenomena penambahan 'Si Doel' di belakang nama Rano Karno, telah menjadi hal lumrah bagi para artis yang terjun di dunia politik untuk menarik perhatian masyarakat.

Partai politik juga berharap pengusungan artis di pemilihan umum dapat membantu mereka untuk meraup banyak suara.

Daftar Partai Politik yang Mengusung Artisnya

Berikut ini daftar partai politik yang mengusung artis-artisnya maju di perhelatan Pilkada 2024:

Baca Juga: Penyebab DANA Paylater Tidak Tersedia? Temukan Solusinya di Sini!

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) menjadi partai terbanyak yang mengusung artis, di antaranya Krisdayanti, Rano Karno, dan Ronal Surapradja.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) juga mengusung artis Gilang Dirga dan Lucky Hakim yang berkoalisi dengan Partai Golkar.

Selain itu, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengusung artis Gitalis Dwi Natalia (Gita KDI). dan artis Ritchie Ismail (Jeje Govinda) yang diusung PAN dan Gerindra.

Baca Juga: Aktif Dalam Pemberdayaan UMKM, BRI Terima Penghargaan Community Empowerment & Development Pada Anugerah ESG Republika 2024

Marketing Politik

Partisipasi para artis tersebut menunjukkan adanya marketing politik di Pilkada 2024.

Menurut Buku 'Marketing Politik Antara Pemahaman dan Realitas' karya Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Prof. Firmanzah yang terbit pada 2012, menyebut marketing politik adalah sebuah cabang ilmu yang masih baru.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X