HAKIM AGUNG KAHARDIMAN, Perwira Nasib Baik Yang Sempat Jadi Kamus Hukumnya LB Moerdani

photo author
AB Soleh, TitikTemu.co
- Jumat, 17 Mei 2024 | 14:30 WIB
Buku biografi 'Hakim Agung Kahardiman' (Indra Hermana)
Buku biografi 'Hakim Agung Kahardiman' (Indra Hermana)

Dengan seksama KASAU mendengarkan penjelasannya yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Setelah Kahardiman selesai bicara, tiba-tiba raut wajah KASAU  berubah menjadi garang, dan berkata , "Kamu itu tentara! Perwira! Jangan bersikap seperti ‘mindring’ (sebutan negatif bagi rentenir)!! Teman-temanmu ada yang sampai empat kali tes baru bisa lulus. Sudah, lupakan studi ke Leiden, kamu masuk SESKO! Itu saja perintah saya."

Selesai sudah impiannya meneruskan sekolah S2 ke Belanda. Namun dengan keberhasilan di Mahmilub dan lulus Sesko, membuka pintu masuk ke Kopkamtib pada 1973.

Di lembaga superbodi yang terbentuk di awal pemerintahan Soeharto  inilah,  Letkol Kahardiman kemudian berinteraksi langsung dengan tokoh kunci dunia militer, seperti Jenderal Yoga Sugama, Laksamana Sudomo, dan Jenderal LB Moerdani. 

Awal keberadaannya di Kopkamtib pada awalnya  tidak berlangsung mulus. Namun ketekunannya bekerja, menarik perhatian Laksamana Soedomo yang masih menjadi Wakil Pangkokamtib. Dan ketika peristiwa Malari meletus , Kahardiman mendapat tugas analisis Malari yang sifatnya rahasia. 

Baca Juga: Dari Luar Jeruji Penjara, Anggota Polres Kolaka Utara Ini Rutin Mengajar Ngaji Bagi Para Tahanan

Tugas ini pula yang kemudian membuatnya terhubung dengan LB Moerdani yang kemudian ditarik masuk Kopkamtib. Beberapa kali LB Mooerdani memarahi Kahardiman , namun dengan takut-takut Kahardiman mengungkapkan alasan-alasan yang tepat. 

Kahardiman mendapat pangkat bintang 1 di Kopkamtib. Uniknya ia kemudian  memegang rangkap dua jabatan di Kopkamtib yaitu yaitu Kordinator Opstib dan Kepala  Teperpu yang sebelumnya dipegang  dua jenderal bintang 2 dari TNI AD.  Ini sempat membuat KASAD Jenderal TNI Rudini mangkel , karena biasanya Kepala Teperpu dipegang jenderal TNI AD dari CPM. 

Ternyata itu ternyata bentuk kepercayaan LB Moerdani ke Marsma Kahardiman sekaligus ujicoba efisiensi di Kopkamtib. Keberhasilan tugas-tugas itulah yang menjadikan Kahardiman sebagai kamus hukumnya LB Moerdani.  

Saat menjadi Kepala Opstib, Kahardiman bersinggungan dengan bisnis Keluarga Cendana. Salah satunya adalah persaingan antara Bambang Trihatmodjo dan Tommy Soeharto dalam proyek tol Tangerang-Merak. Proyek pemindahan kantor Kedutaan Uni Soviet ke kawasan Kuningan antara Mbak Tutut dan Bambang.

Di kemudian hari ia juga terlibat dalam penanganan krisis keuangan di Pertamina,  Kahardiman turut merekomendasikan agar rekening Achmad Tahir, asisten Dirut Pertamina, senilai 8,3 juta DM diblokir.

Baca Juga: RM Panji Sosrokartono, Anak Bangsa Yang Mendunia Namun Jarang Dikupas Kisah Hidup Dan Keteladanannya!

Opstib juga melakukan penyidikan maupun penindakan kasus korupsi  berlangsung senyap, seperti operasi intelijen, tidak diketahui maupun diumumkan media massa. Bahkan tidak pernah disebut dalam tindak lanjut penangan korupsi di media massa,  walaupun kasusnya berlanjut ke pengadilan. 

Opstib membuka PO Box untuk Opstib. Pada salah satu laporan yang diterima, ada yang berisi soal penyelewengan di salah satu Bank plat merah. Bank pemerintah tersebut mengucurkan kredit ke salah satu bank kreditur, tapi rasio jumlah kredit yang keluar jauh lebih besar dari nilai yang diagunkan. Fakta lain, seorang anak pejabat tertinggi dan berpengaruh, juga  merintis pendirian sebuah bank swasta bersama beberapa taipan.

Baca Juga: Ktut Tantri, Wanita Berdarah Viking , Kelahiran Skotlandia, Pejuang Kemerdekaan Indonesia

Kahardiman kemudian menyampaikan kepada Pangkokamtib, dan dipersilahkan jalan terus namun kemudian hari LB Moerdani dipanggil Pak Harto.  " Tahu apa Opstib tentang bank, coba pikirkan bagaimana cara pembubaran opstib."

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: AB Soleh

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X