TITIKTEMU.CO
Penulis: Beny Rusmawan
Serangan besar besaran ke dalam kota Solo selama 4 hari 4 malam yang dipimpin Komandan Divisi Panembahan Senopati Solo Overstee Slamet Riyadi itu, meruntuhkan ego dan kepercayaan diri tentara Belanda bahkan hingga ke komaNdan Brigade mereka!
Tentara Belanda di Solo tak akan menyangka mereka di kunci dan tak bisa begerak dalam pertempuran besar selama hampir seminggu.
Dalam catatan komandan Brigade Belanda Kolonel Van Ohl, bahkan mereka berfikir pemimpin dan pengatur serangan adalah lulusan sebuah akademi militer! karena saking cedik dan rapinya serangan mereka ke dalam kota Solo.
Saat upacara serah terima kota Solo dari pihak Belanda ke TNI, Kolonel Van Ohl terhenyak karena ia tak menyangka sang inpirator dan pemimpin serangan pada pasukan nya masih sangat muda bahkan seusia anaknya. (Beny Rusmawan, Memperingati Serangan Umum Kota Solo 7 – 10 Agustus 1949)