Dari Zaid bin Arqam radhiyallahuanhu berkata, ”Aku tidak ragu bahwa malam 17 Ramadhan adalah malam turunnya Al Quran.” (HR. Ath-Thabarani dan Abu Syaibah)
Diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud bahwa malam Qadar itu adalah malam yang siangnya terjadi Perang Badar, berdasarkan firman Allah SWT: إِنْ كُنْتُم آمَنْتُمْ باِللهِ وَمَا أَنْزَلْنَا عَلَى عَبْدِنَا يَوْمَ الْفُرْقَانِ يَوْمَ الْتَقَى الْجَمْعَانِ
Artinya: Jika kamu beriman kepada Allah dan kepada apa yang kami turunkan kepada hamba Kami di hari Furqaan, yaitu di hari bertemunya dua pasukan. (QS. Al-Anfal : 41).
Baca Juga: Piala FA: Chelsea 2-0 Crystal Palace, The Blues Bertemu Liverpool di Partai Puncak
Sedangkan menurut Syekh M Ali As-Shabuni bahwa Al Quran pertama kali turun pada tanggal 17 Ramadhan saat usia Rasulullah mencapai 40 tahun (sekitar 608-609 M). Ketika Rasulullah sedang beruzlah di gua Hira (sekira 5 kilometer dari Makkah), tiba-tiba Jibril datang membawa wahyu.
Jibril memeluk dan melepaskan Rasulullah SAW. Hal ini diulanginya sebanyak 3 kali.
Setiap kali memeluk, Jibril mengatakan, “Iqra’!” artinya “Bacalah.”
“Aku tidak mengenal bacaan,” jawab Rasulullah.
Lalu pada pelukan ketiga Jibril berkata “Iqra’ bismi rabbikal ladzi khalaq, khalaqal insana min ‘alaq. Iqra wa rabbukal akram. Alladzi ‘allama bil qalam. Allamal bil qalam. Allamal insana ma lam ya’lam,”
Baca Juga: 73.944 Siswa Lulus SPAN PTKIN 2022, Cek Disini Pengumumannya
Ketika itulah terjadi peristiwa Nuzulul Quran Nabi Muhammad SAW menerima wahyu berupa Surat Al-'Alaq ayat 1-5. pertama kali turunnya Al Quran dari langit dunia ke muka bumi.
Jumlahnya hanya 5 ayat saja, yaitu ujung ayat Surat Al-'Alaq. Jadi tepatnya malam 17 Ramadhan itu adalah malam awal mula turunnya 5 ayat Quran pertama ke muka bumi dari langit dunia. Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda antara yang hak dan yang batil
Wallahu A'lam***