TITIKTEMU.CO, YOGYAKARTA - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali memberikan program beasiswa bagi mahasiswa baru Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) tahun akademik 2022.
Beasiswa ini adalah program bantuan biaya pendidikan yang diberikan oleh UMY kepada kader-kader Muhammadiyah.
Beasiswa Dokter dan Dokter Gigi Muhammadiyah, diberikan kepada mahasiswa baru yang berasal dari Panti Asuhan Muhammadiyah/’Aisyiyah, Pondok Pesantren Muhammadiyah/’Aisyiyah dan SMA/ MA Muhammadiyah yang mempunyai motivasi dan kemampuan akademik tinggi tetapi kurang mampu secara ekonomi.
Baca Juga: Ada Program Beasiswa Santri Berprestasi Tahun 2022, Sarjana maupun Pasca Sarjana. Santri Harus Tahu
Beasiswa yang diberikan mencakup biaya selama kuliah (SPP, DPP, bantuan biaya hidup, buku dan penelitian) kepada calon mahasiswa baru program studi Kedokteran dan Kedokteran Gigi FKIK UMY untuk jenjang S1 (7 semester) dan untuk jenjang profesi Kedokteran dan Kedokteran Gigi.
Selain itu UMY memiliki 3 program Vokasi, 23 program Sarjana, 7 program Magister, 3 program Doktor dan 5 program pendidikan Profesi dan 8 program studi Internasional dengan pengantar materi menggunakan Bahasa Inggris.
Dikutip dari laman UMY, berikut syarat dan ketentuan pendaftaran program Beasiswa Dokter dan Dokter Gigi UMY:
Persyaratan Pendaftaran
1. Warga Negara Indonesia (WNI)
2. Lulusan SMA/MA jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Tahun 2021 atau 2022.
3. Pendidikan orang tua/ wali setinggi-tingginya S1 (Strata 1) atau Diploma 4.
4. Memiliki potensi akademik yang baik.
5. Tidak buta warna.
6. Tidak mampu secara ekonomi yang ditunjukkan oleh surat keterangan dari Kelurahan/ Desa setempat.
7. Merupakan anak asuh Panti Asuhan Muhammadiyah/Aisyiyah atau Pondok Pesantren Muhammadiyah/'Aisyiyah atau siswa SMA/MA Muhammadiyah yang berasal dari keluarga kurang mampu
8. Merupakan kader Muhammadiyah.
Cara Mendaftar Beasiswa UMY
1. Melakukan pendaftaran melalui laman beasiswa UMY yaitu https://beasiswa.umy.ac.id/
2. Melengkapi formulir dengan mengunggah data sebagai berikut:
a. Scan surat keterangan dari Panti Asuhan/Pondok Pesantren bahwa yang bersangkutan tinggal di Panti Asuhan/Pondok Pesantren minimal selama 2 tahun;
b. Scan surat rekomendasi dari Pimpinan Muhammadiyah setempat;
c. Scan surat pengantar keterangan dari sekolah;
d. Scan Surat Pernyataan Kesediaan mengabdi di Amal Usaha Muhammadiyah bidang Kesehatan di seluruh Wilayah Indonesia;
e. Scan ijazah SMA;
f. Scan raport SMA dari kelas X sampai dengan kelas XII (5 semester);
g. Scan nilai UAN (Ujian Akhir Nasional) SMP;
h. Scan sertifikat bukti prestasi/peringkat siswa di kelas dan bukti pendukung prestasi lain (jika ada);
i. Scan kartu keluarga;
j. Upload pas foto terbaru;
k. Scan surat keterangan tidak mampu;
l. Scan surat keterangan penghasilan orang tua dari tempat kerja orang tua atau surat keterangan penghasilan dari kelurahan/desa setempat;
m. Bagi pendaftar yang sudah yatim/piatu/yatim piatu, dapat melampirkan scan surat/akta kematian orang tua dari desa/kelurahan setempat;
n. Upload foto rumah/tempat tinggal keluarga tampak depan, samping dan dalam.
Baca Juga: Rekrutmen Calon Taruna Akmil TNI AD 2022 Sudah Dibuka, Simak Jadwal dan Syarat Pendaftarannya