Sambil menunggu berbuka dan menyantap hidangan, jamaah mendengarkan tausiyah menjelang waktu berbuka.
Ketua Takmir Masjid Gedhe Kauman, Azman Latif mengatakan pemilihan gulai kambing karena banyak masyarakat baik yang berasal dari dalam dan luar daerah menyukai menu tesebut.
"Kami punya kewajiban menggembirakan orang beribadah. Mereka harus kita dukung jangan sampai beribadah dalam keadaan sedih dan susah," katanya di lokasi, Kamis (7/4/2022).
Azman bercerita penyajian menu gulai kambing merupakan tradisi khas di Masjid Gedhe Kauman yang sudah mengakar sejak pemerintahan Sri Sultan Hamengku Buwono VIII, serta pada masa kehidupan pendiri Muhammadiyah, Kiai Haji Ahmad Dahlan, pada 1868-1923.
Pada saat itu, Raja Keraton Yogyakarta memulai tradisi memberikan sedekah kepada kaum duafa, berupa menu makanan gulai kambing.
"Hingga saat ini, tradisi tersebut masih dilanjutkan di Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta selama Ramadan," ujarnya.
Salah satu Jamaah di Masjid Gede Kauman, Raka Adiasta mengaku baru pertama kali menikmati menu gulai kambing ini.
Baca Juga: Jokowi: Pemilu Dilaksanakan 14 Pebruari 2024, Pilkada November 2024, Sudah Jelas Semua!
"Saya kebetulan ada acara di dekat sini, jadi sekalian berbuka di Masjid Gede Kauman, kok pas menunya gulai kambing, rasanya enak," canda mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ini.***