pendidikan

Keutamaan Rajab dan Hukum Berpuasa Menurut Imam 4 (Empat) Mazhab

Minggu, 13 Februari 2022 | 19:18 WIB
Kajian keutamaan Rajab dan hukum berpuasa menurut Imam 4 mazhab disampaikan oleh KH Maruf Khozin, Ketua Komisi Fatwa MUI Jawa Timur. (pic. mui)

TITIKTEMU.CO - KH Ma’ruf Khozin Ketua Komisi Fatwa MUI Jawa Timur menyatakan para ulama Salaf sejak masa Sahabat sudah mengenal keutamaan Rajab, khususnya awal malam pertama.

Misalnya yang disampaikan imam Mazhab kita:

(ﻗﺎﻝ اﻟﺸﺎﻓﻌﻲ) : ﻭﺑﻠﻐﻨﺎ ﺃﻧﻪ ﻛﺎﻥ ﻳﻘﺎﻝ: ﺇﻥ اﻟﺪﻋﺎء ﻳﺴﺘﺠﺎﺏ ﻓﻲ ﺧﻤﺲ ﻟﻴﺎﻝ ﻓﻲ ﻟﻴﻠﺔ اﻟﺠﻤﻌﺔ، ﻭﻟﻴﻠﺔ اﻷﺿﺤﻰ، ﻭﻟﻴﻠﺔ اﻟﻔﻄﺮ، ﻭﺃﻭﻝ ﻟﻴﻠﺔ ﻣﻦ ﺭﺟﺐ، ﻭﻟﻴﻠﺔ اﻟﻨﺼﻒ ﻣﻦ ﺷﻌﺒﺎﻥ

Asy-Syafii berkata bahwa telah sampai kepada kami: “Doa dikabulkan pada 5 malam, malam Jumat, malam idul Fitri, malam idul Adha, awal malam Rajab dan malam nisfu syaban” (Al-Umm 1/264)

Baca Juga: Rumah di Gaza Hancur Tak Padamkan Semangat Mohammad untuk Kuliah di Universitas Lampung

Baca Juga: Agar Hajat Terkabul, Lakukan Amalan-amalan ini di Bulan Rajab

Perkataan ini juga disampaikan oleh Sahabat Ibnu Umar (Mushannaf Ibni Abdirrazzaq), Khalifah Umar bin Abdul Aziz (At-Targhib wa Tarhib), dan Khalid bin Ma’dan (Fadhail Rajab, Al-Khallal).

Pentarjih utama Mazhab Syafi’i, Imam Nawawi, menjelaskan:

ﻭاﺳﺘﺤﺐ اﻟﺸﺎﻓﻌﻲ ﻭاﻷﺻﺤﺎﺏ اﻹﺣﻴﺎء اﻟﻤﺬﻛﻮﺭ ﻣﻊ ﺃﻥ اﻟﺤﺪﻳﺚ ﺿﻌﻴﻒ ﻟﻤﺎ ﺳﺒﻖ ﻓﻲ ﺃﻭﻝ اﻟﻜﺘﺎﺏ ﺃﻥ ﺃﺣﺎﺩﻳﺚ اﻟﻔﻀﺎﺋﻞ ﻳﺘﺴﺎﻣﺢ ﻓﻴﻬﺎ ﻭﻳﻌﻤﻞ ﻋﻠﻰ ﻭﻓﻖ ﺿﻌﻴﻔﻬﺎ

Asy-Syafii dan para ulama Syafi’iyah menganjurkan untuk menghidupkan malam Rajab dan lainnya padahal hadistnya daif, adalah dikarenakan seperti yang dijelaskan di permulaan kitab ini bahwa hadist daif ditolerir dan diperbolehkan untuk diamalkan sesuai kedaifannya (Al-Majmu’ 5/43).

Baca Juga: Bacalah Dzikir Subhanallah Wa Bihamdihi Subahanallahil Adzim, Maka Segala Kebaikan Mendatangimu

Puasa Rajab 4 Mazhab

Dalam pandangan ulama 4 Mazhab ada anjuran puasa di bulan Rajab. Tidak dipungkiri sejak dulu memang ada yang menuduh bidah. Tidak perlu dihiraukan, kita tetap bersama mayoritas Umat Islam;

    Mazhab Hanafi

Halaman:

Tags

Terkini