TITIKTEMU.CO, - Dzikir adalah ibadah yang sangat mulia dan dapat dilakukan kapan saja. Selain sehabis sholat, berdzikir saat pagi-petang juga sesaat sebelum tidur.
Di antara fadilah berdzikir adalah bisa lebih menenangkan jiwa dan semakin mendekatkan diri pada Allah SWT.
Oleh karenanya, Rasulullah SAW selalu mengajarkan kepada umatnya untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan berdzikir.
Baca Juga: Begini Cara Bersukur yang Benar, Rezeki Akan Mengalir Deras, Kata Ustadz Adi Hidayat
Dalam sebuah haditsnya, Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa barang siapa lebih sibuk berzikir kepada Allah daripada meminta kepada-Nya, maka ia akan Allah beri sesuatu yang lebih baik dari apa yang diminta dalam doanya.
Bahkan di dalam Alquran Allah SWT telah memerintahkan kepada umatNya untuk selalu berdzikir mengingat Nya :
Yā ayyuhallażīna āmanużkurullāha żikran kaṡīrā
“Wahai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dengan dzikir yang sebanyak-banyaknya.” (QS. Al-Ahzab: 41).
Baca Juga: Kata Gus Baha: Jangan Terlalu Sering Berdoa, Lakukan Hal Ini agar Allah Mencukupimu
Di antara banyaknya bacaan dzikir, yang paling dianjurkan Rasulullah untuk selalu dibaca dan dilantunkan adalah lafadz dzikir Subahanallah Wa Bihamdihi Subhanallahil Adzim, Mahasuci Allah dan segala puji bagi-Nya, Mahasuci Allah Yang Maha Agung
Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa mengucapkan Subahanallah Wa Bihamdihi Subhanallahil Adzim seratus kali dalam sehari, ia akan diampuni segala dosanya sekalipun dosanya itu sebanyak buih di laut.” (HR Muslim dan at-Tirmidzi).
Subhanallah berarti Maha Suci Allah. Makna dari kalimat tasbih adalah pengakuan untuk mensucikan Allah dari segala sekutu.
Baca Juga: 9 Keutamaan Menjaga Wudhu, Salah Satunya Dibangunkan Rumah di Surga
Allah bukanlah zat yang memiliki kekurangan, dan tidak membutuhkan apapun.