TITIKTEMU.CO BLORA - Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Blora.Kunjungan dipimpin Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Margana, M.Hum., M.A., bersama rombongan diterima langsung oleh Bupati H. Arief Rohman, S.IP. M.Si, di Pendopo Rumah Dinasnya, Sabtu (18/12)
Dalam kesempatan ini, Prof. Margana menyampaikan bahwa kunjungan ini sebagai bentuk tindak lanjut penandatanganan MoU antara Rektor UNY dengan Bupati Blora yang dilaksanakan bulan September lalu di Kampus Pusat UNY Karangmalang.
Baca Juga: Mau Liburan ke Jogja? 7 Penginapan Murah dan Nyaman Ini Bisa Jadi PiIihan
Baca Juga: Nitilaku 2021 dan Semangat Berbagi para Alumni dalam Rangka Dies Natalis UGM ke 72
“Kunjungan ini kami lakukan untuk membahas tindak lanjut pelaksanaan MoU yang telah dilaksanakan Pak Bupati bersama Pak Rektor tempo hari. Mohon maaf Pak Rektor belum bisa hadir langsung ke Blora, sehingga menugaskan kami bersama tim untuk memetakan langkah konkrit kerjasama dengan Pemkab,” ujar Margana dikutip TITIKTEMU.CO dari laman Pemkab Blora.
Menurutnya, dengan memiliki 8 Fakultas dan serratus lebih program studi, pihaknya siap melakukan kerjasama pembangunan daerah. Yang salah satunya membantu penanganan kemiskinan dan peningkatan kualitas SDM Kabupaten Blora.
Baca Juga: Ngerihhh…..’Perang Antar Geng”, 80 Ekor Anak Anjing Dibunuh Kawanan Monyet
UNY siap menerjunkan mahasiswa, dosen, dan lembaga mitra untuk melaksanakan program-program kerjasama yang telah disepakati, sehingga bisa dilaksanakan mulai 2022 nanti.
Bupati Arief Rohman pun mengucapkan terimakasih atas kedatangan Wakil Rektor Bidang Akademik UNY bersama tim ke Kabupaten Blora. Menurut Bupati ini merupakan bentuk keseriusan UNY untuk membantu Kabupaten Blora.
“Dalam kesempatan ini izinkan kami menyampaikan berbagai tantangan dan potensi Kabupaten Blora yang memang butuh untuk dikerjakan bersama-sama dengan UNY. Selain peningkatan SDM juga pembangunan ekonomi utamanya pengentasan kemiskinan,” ungkap Bupati.
Baca Juga: Gunung Semeru Naik Status Jadi Siaga, Ini yang Wajib Dilakukan Warga
Bupati menjelaskan, kemiskinan di Blora masih masuk zona merah di Jawa Tengah, masuk 13 besar dari 35 Kabupaten Kota se Jateng. Kita sudah petakan ada 48 desa yang masuk kategori miskin.
"Oleh karena itu, kita ingin KKN UNY nantinya bisa ikut menyasar desa-desa miskin ini. Jangan KKN di wilayah kota, kita coba di pedesaan dekat hutan agar terlihat before afternya, sebelum dan sesudah digarap UNY ,” jelas Bupati.
Bupati ingin mahasiswa KKN di desa miskin nantinya ikut memetakan permasalahan yang ada di desa dan potensi yang bisa dikembangkan untuk menumbuhkan kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat.