TITIKTEMU.CO JAKARTA - Kemendikbudristek melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) kembali menggelar Kompetisi Penelitian Siswa Indonesia (KoPSI) jenjang SMP Tahun 2021 tingkat nasional.
KoPSI merupakan ajang untuk mengidentifikasi talenta di bidang sains dalam kerangka Manajemen Talenta Nasional untuk klaster bidang sains dan inovasi.
Kompetisi bidang sains jenjang SMP ini terakhir diadakan pada tahun 2019, sempat vakum pada tahun 2020 karena pandemi Covid-19.
Baca Juga: Lepas 875 Wisudawan Unnes, Rektor Prof Dr Fathur Rokhman Tekankan Pentingnya Kolaborasi
Peserta KoPSI SMP Tingkat Nasional adalah peserta didik yang lolos seleksi pada tahap penyisihan. Mereka berkompetisi di 3 bidang yakni ilmu pengetahuan sosial, kemanusiaan dan seni; ilmu pengetahuan alam dan lingkungan serta ilmu pengetahuan teknik dan rekayasa.
Seleksi dimulai dari tingkat sekolah yang mengirimkan satu tim terbaik. Kemudian seleksi berlanjut ke tingkat provinsi. Setelah itu, ditetapkan 380 naskah yang berasal dari 40 tim terbaik per bidang yang dilombakan untuk mengikuti KoPSI tingkat nasional.
Baca Juga: Liga Champions Eropa, Lionel Messi Optimis PSG Juara, Meski Dihadang Real Madrid di Babak 16 Besar
Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah (Paudasmen), Jumeri, menyampaikan optimismenya, bahwa melalui ajang KoPSI akan lahir calon peneliti muda yang andal, berkarakter, dan mampu mengharumkan nama bangsa.
"Selamat kepada para peserta yang telah melaju ke tingkat nasional. Manfaatkan kompetisi ini untuk akhirnya mengampanyekan kebiasaan meneliti di sekolah," kata Jumeri ketika membuka KoPSI 2021 secara daring melalui laman Kemendikbud Ristek, beberapa waktu yang lalu.
Kompetisi di tingkat nasional digelar secara daring mulai 7 Desember hingga 12 Desember 2021 itu mengangkat tema “Menduniakan Gagasan, Memulihkan Indonesia”.
Baca Juga: Chelsea dan Paris Saint-Germain Dominasi Kandidat 11 Pemain Dunia FIFA, Salah Tidak Masuk Daftar
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Puspresnas, Asep Sukmayadi meyakini bahwa KoPSI 2021 merupakan perwujudan nyata implementasi Merdeka Belajar berbasis project based learning.
“Peserta didik diharapkan dapat belajar mengajukan gagasan secara ilmiah, mengasah kemampuan berpikir kritis serta dapat menghasilkan inovasi atas fenomena permasalahan yang hadir di lingkungannya, serta dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di sekitarnya,” jelas Asep.