- Sholat sunnah rawatib ghoiru mu'akkad, yaitu sholat yang tidak terlalu dianjurkan, diantaranya:
- Dua atau empat rakaat sebelum sholat ashar
- Dua rakaat sebelum maghrib
- Dua rakaat sebelum sholat isya
Baca Juga: Michael Carrick Bawa Manchester United Lolos 16 Besar Liga Champions
Adapun niat sholat sunnah rawatib adalah sebagai berikut,
- Sholat sunnah rawatib sebelum sholat fardhu, misalnya sebelum sholat subuh:
"Ushalli sunnatash shubhi rak'ataini qabliyatan lillaahi ta'aalaa"
Artinya: "Saya niat mengerjakan sholat sunnah sebelum sholat subuh dua rakaat karena Allah Ta'ala."
- Sholat sunnah rawatib sesudah sholat wajib, misalnya setelah sholat dzuhur:
"Ushalli sunnatazh zuhri rak'ataini ba'diiyatan lillaahi ta'aalaa"
Artinya: "Saya niat mengerjakan sholat sunnah sesudah sholat dzuhur dua rakaat karena Allah Ta'ala."
Baca Juga: Menengok Keris Kiai Kanjeng Nogo Siluman, Milik Pangeran Diponegoro di Musium Keris Solo.
Untuk niat sholat sunnah rawatib tinggal menambahkan "Qobliyatan Lillahi Ta’ala" apabila dikerjakan sebelum sholat fardhu di akhir niat dan "Ba’diyatan Lillahi Ta’ala" jika dilakukan setelah sholat fardhu.
Namun, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam melaksanakan sholat sunnah rawatib yaitu :
- Tidak didahului adzan dan iqamah.
- Dikerjakan sendiri dan tidak dengan berjamaah.
- Bacaannya tidak nyaring.
- Sebaiknya tempat mengerjakan sholat rawatib bergeser atau berpindah sedikit dari tempat sholat fardhu yang baru dilakukan.***