TITIKTEMU.CO, - Gerhana Matahari atau Kusuf as-Syams diperkirakan akan terjadi gerhana matahari hibrid pada hari Kamis Legi, 29 Ramadlan 1444 Hijriah/20 April 2023 Masehi.
Gerhana Matahari Hibrida adalah Gerhana Matahari yang memiliki dua macam gerhana berbeda, yang terjadi dalam satu waktu secara berurutan dalam satu fenomena, ketika matahari, bulan, dan bumi tepat segaris.
Baca Juga: Zakat Fitrah Wajib dibayarkan sebelum Idul Fitri. Jangan lupa baca niat, Ini bacaan lengkapnya
Gerhana matahari hibrida terdiri atas dua tipe gerhana, gerhana matahari cincin dan gerhana matahari total.
Dalam Islam, fenomena ini merupakan salah satu tanda kebesaran Allah SWT.
Baca Juga: Singkirkan Napoli, AC Milan Berpeluang Wujudkan All Italian Semi Final di Liga Champions
Dalam Al Quran Surat Fushilat ayat 37, Allah SWT menganjurkan umatNya untuk menyembah kepadaNya saat fenomena gerhana, sebagai wujud meyakini tanda-tanda kebesaran ciptaan-Nya.
وَمِنْ اٰيٰتِهِ الَّيْلُ وَالنَّهَارُ وَالشَّمْسُ وَالْقَمَرُۗ لَا تَسْجُدُوْا لِلشَّمْسِ وَلَا لِلْقَمَرِ وَاسْجُدُوْا لِلّٰهِ الَّذِيْ خَلَقَهُنَّ اِنْ كُنْتُمْ اِيَّاهُ تَعْبُدُوْنَ
fa inistakbarụ fallażīna ‘inda rabbika yusabbiḥụna lahụ bil-laili wan-nahāri wa hum lā yas`amụn
Artinya: "Sebagian dari tanda-tanda (kebesaran)-Nya adalah malam, siang, matahari, dan bulan. Janganlah bersujud pada matahari dan jangan (pula) pada bulan. Bersujudlah kepada Allah yang menciptakannya jika kamu hanya menyembah kepada-Nya," (QS Fushilat: 37).
Baca Juga: Tata Cara dan Niat Shalat Idul Fitri. Jangan Sampai Keliru
Dalam hal ini, umat Islam dianjurkan untuk melaksanakan shalat, baik di dalam keadaan di rumah, perjalanan, sendiri, maupun berjamaah.