رَبَّنَا آتِنَا فىِ الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفىِ اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
وَصَلَّى اللَّهُ عَلَىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَىٰ آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَلَمِيْنَ
Kedua teks tersebut dapat menjadi pilihan bagi panitia dalam mempersiapkan bagian pembacaan doa pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Melalui pembacaan doa, peringatan kemerdekaan diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan rasa syukur, memperkuat persatuan, serta menumbuhkan semangat untuk terus memberikan kontribusi positif bagi Indonesia.***