pendidikan

Jadwal Puasa Tasu’a dan Asyura 1448 H Tahun 2026, Ini Tanggal Menurut Pemerintah dan NU

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:13 WIB
Ilustrasi Foto. Jadwal Puasa Tasu’a dan Asyura 1448 H menurut pemerintah dan NU lengkap beserta dalil serta keutamaannya. (Pinterest/@bugurukami)

TITIKTEMU.CO – Bulan Muharram merupakan salah satu bulan yang memiliki keutamaan besar dalam Islam. Sebagai bulan pertama dalam kalender Hijriah dan termasuk dalam empat bulan haram (bulan yang dimuliakan), umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah, salah satunya dengan melaksanakan puasa sunnah.

Di antara puasa yang sangat dianjurkan pada bulan Muharram adalah Puasa Tasu’a yang dilaksanakan pada 9 Muharram dan Puasa Asyura yang dilaksanakan pada 10 Muharram.

Jadwal Puasa Tasu’a dan Asyura Menurut Pemerintah

Pemerintah melalui Kementerian Agama RI menetapkan 1 Muharram 1448 Hijriah jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026. Penetapan tersebut berdasarkan hasil rukyatul hilal yang telah memenuhi kriteria imkanur rukyah sesuai kesepakatan negara-negara anggota MABIMS.

Dengan penetapan tersebut, jadwal puasa sunnah Muharram adalah sebagai berikut:

Puasa Tasu’a (9 Muharram): Rabu, 24 Juni 2026
Puasa Asyura (10 Muharram): Kamis, 25 Juni 2026
Jadwal Puasa Tasu’a dan Asyura Menurut PBNU

Sementara itu, Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) menetapkan awal Muharram 1448 H pada Rabu, 17 Juni 2026 berdasarkan hasil rukyatul hilal.

Baca Juga: Niat Puasa Tasu'a dan Asyura 1448 H Lengkap Arab, Latin, Arti serta Keutamaannya

Berdasarkan keputusan tersebut, jadwal puasa menjadi:

Puasa Tasu’a (9 Muharram): Kamis, 25 Juni 2026
Puasa Asyura (10 Muharram): Jumat, 26 Juni 2026

Perbedaan penetapan awal Muharram ini menyebabkan perbedaan tanggal pelaksanaan puasa Tasu’a dan Asyura. Meski demikian, umat Islam dapat menyesuaikan pelaksanaannya sesuai dengan keputusan yang diikuti tanpa perlu memperdebatkan perbedaan tersebut.

Anjuran Melaksanakan Puasa Tasu’a dan Asyura

Puasa Tasu’a memiliki hubungan erat dengan Puasa Asyura. Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam untuk tidak hanya berpuasa pada tanggal 10 Muharram, tetapi juga menambah puasa sehari sebelum atau sesudahnya.

Hal tersebut bertujuan untuk membedakan amalan umat Islam dengan tradisi puasa yang dilakukan kaum Yahudi pada hari Asyura.

Halaman:

Tags

Terkini