Siap Bertahan Meski Penghasilan Sangat Minim
Lebih lanjut, Fildzah mengungkapkan bahwa di balik sikap memahami tersebut, para guru tetap merasakan beratnya perjuangan hidup dengan penghasilan yang sangat terbatas.
Namun, ia menegaskan kesiapannya untuk terus bertahan demi mendidik generasi muda. Menurutnya, keluhan yang disampaikan bukan untuk mencari belas kasihan, apalagi menyudutkan pihak tertentu.
“Kami bangga menjadi guru. Selama masih diberi kekuatan, kami akan terus mengabdi, meski dalam keterbatasan,” pungkas Fildzah.***