Jika halaman dihapus atau dipindahkan tanpa pengalihan (redirect), pengunjung yang mengakses URL lama akan menemui error 404.
c. Konfigurasi DNS Bermasalah
Domain yang belum selesai propagasi atau salah mengarah ke nameserver tertentu dapat memicu error ini.
d. File .htaccess Rusak atau Salah Setting
Kesalahan konfigurasi file .htaccess dapat mengganggu sistem routing URL.
Baca Juga: Haru Pengungsi Cilik Aceh Tamiang: Usai Banjir, Dua Bocah Ini Hanya Ingin Makan Bakso dan Rendang
e. Hak Akses File Tidak Tepat
Permission file yang tidak sesuai bisa membuat server tidak dapat menampilkan halaman meskipun file tersebut ada.
f. Plugin atau Tema Bermasalah (WordPress)
Plugin atau tema yang tidak kompatibel dapat mengubah struktur URL dan menyebabkan halaman tidak bisa diakses.
g. Cache Browser Usang
Browser bisa menyimpan data lama yang mengarah ke halaman yang sudah tidak tersedia.
3. Dampak Error 404 bagi Website dan SEO
Error 404 dapat menurunkan kualitas user experience. Pengunjung yang gagal mengakses halaman cenderung meninggalkan website, sehingga bounce rate meningkat.
Baca Juga: Roy Suryo Tegaskan Tak Periksa Ijazah Jokowi saat Gelar Perkara Khusus di Polda Metro Jaya