TITIKTEMU.CO - Sejak sebelum resmi menjadi mahasiswa IPB, Zaki sebenarnya sudah menyimpan impian untuk belajar di luar negeri.
Namun, minimnya informasi saat itu membuat mimpi tersebut terasa seperti angan jauh.
Ia pun memilih fokus kuliah S1 terlebih dahulu sambil terus mengumpulkan gambaran tentang peluang yang mungkin terbuka di masa depan.
Saat menjalani studi di IPB, Zaki mulai mengenal lebih dekat Seoul National University (SNU).
Dosen pembimbing skripsinya dan salah satu senior di tempat kerjanya ternyata merupakan alumni kampus ternama di Korea Selatan itu.
Dari merekalah Zaki mendapat dorongan dan informasi yang membuatnya berani mencoba melangkah.
Jalur Berliku: LOA Terkantongi, Beasiswa Tak Kunjung Tiba
Dengan keberanian yang terus tumbuh, Zaki pun mengirimkan aplikasi ke SNU dan akhirnya menerima Letter of Acceptance (LOA).
Sayangnya, kabar baik itu tidak langsung dibarengi dengan keberuntungan lain. Pengajuan beasiswanya ke LPDP ditolak.
Karena LOA tidak dapat ditunda, Zaki terpaksa mencari opsi lain. Setelah menelusuri website SNU lagi, ia menemukan program Hyundai CMK Global Scholarship—beasiswa yang bisa dipilih bagi pelamar yang sudah mengantongi LOA.
Di situlah titik balik baru bermula.
Baca Juga: Di Balik Ramai Baju Bekas: Dukungan Ekonom untuk Langkah Tegas Menkeu Purbaya Jaga Industri Lokal
Tantangan Terbesar: Manajemen Waktu, Bukan Dokumen