TITIKTEMU.CO – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) kembali membuka kesempatan bagi dosen dan mahasiswa doktoral untuk mendapatkan Beasiswa Program Doktor Penyelesaian Studi di Dalam Negeri Tahun 2025.
Program ini ditujukan untuk membantu mahasiswa program doktor (S3) yang telah menyelesaikan ujian proposal disertasi atau sedang berada dalam tahap penyelesaian penelitian disertasi. Beasiswa ini merupakan bantuan satu tahap yang fokus pada pembiayaan penelitian disertasi yang berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi nasional.
Program ini dikhususkan bagi dosen di perguruan tinggi di bawah koordinasi Kemendiktisaintek yang tengah menempuh pendidikan doktor, baik di dalam maupun luar negeri, dengan pendanaan dari APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara).
Baca Juga: BRI Peduli Peringati Hari Pangan Sedunia, Dukung Ketahanan Pangan Melalui Panen Raya BRInita
Fokus utama beasiswa ini adalah mendukung dosen yang menempuh program joint degree atau dual degree di perguruan tinggi terakreditasi.
Pilihan Program Studi yang Tersedia
Kemendiktisaintek menyediakan 680 program studi dari berbagai universitas ternama di Indonesia.
Beberapa di antaranya dari Universitas Gadjah Mada (UGM), seperti:
- Doktor Kimia
- Doktor Biologi
- Doktor Teknik Geomatika
- Doktor Teknik Geologi
- Doktor Ilmu Komunikasi
- Doktor Kajian Pariwisata
- Doktor Bioteknologi
- Doktor Teknik Kimia
- Doktor Kependudukan dan Ilmu Geografi
Syarat Pendaftaran Beasiswa Doktor Dalam Negeri 2025
Berikut persyaratan utama bagi pelamar yang ingin mengikuti program ini:
- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) bagi dosen tetap di perguruan tinggi negeri atau swasta di bawah Kemendiktisaintek.
- Merupakan mahasiswa program doktoral yang sudah lulus seminar proposal disertasi dan sedang menempuh studi maksimal semester 7 (dibuktikan dengan transkrip terakhir).
- Terdaftar di program studi terakreditasi minimal Baik Sekali (B) berdasarkan data PDDikti.
- Menandatangani surat pernyataan pendaftar Beasiswa Bergelar sesuai format resmi.
- Tidak sedang menerima beasiswa lain dengan komponen bantuan disertasi, untuk menghindari double funding.
- Menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) sesuai satuan biaya yang berlaku.
- Menyertakan proposal penelitian (1.500–2.000 kata) berisi: judul, latar belakang, tujuan, metode, manfaat, hingga daftar pustaka.
- Melampirkan surat rekomendasi promotor, Surat Keterangan Mahasiswa Aktif (SKMA), Curriculum Vitae (CV), serta rencana penyelesaian disertasi mingguan.
Mekanisme dan Tahapan Seleksi
Pendaftaran dilakukan secara daring di laman resmi www.beasiswa.kemdikbud.go.id
Proses seleksi meliputi dua tahap:
- Seleksi Administrasi – Validasi dokumen dan kesesuaian berkas.
- Seleksi Substansi (Wawancara) – Penilaian kualitas proposal, relevansi penelitian, serta rencana penyelesaian disertasi.
Hasil akhir seleksi akan ditetapkan oleh Kepala Pusat Pengelolaan Program Akademik dan Pengembangan Talenta (PPAPT). Peserta yang terbukti melakukan kecurangan otomatis digugurkan dari seluruh tahapan seleksi.