TITIKTEMU.CO - Memberikan doa kepada kerabat atau sahabat yang hendak menunaikan ibadah haji bukan hanya bentuk perhatian, tapi juga amalan yang penuh pahala.
Harapannya tentu agar perjalanan ibadah mereka berjalan lancar dan pulang dengan membawa predikat haji mabrur—haji yang diterima oleh Allah SWT.
Baca Juga: INFO HAJI 2025 : Pemerintah Pastikan Badal Haji dan Asuransi bagi Jemaah Haji Wafat di Tanah Suci
Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:
الْعُمْرَةُ إِلَى الْعُمْرَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُمَا، وَالْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلَّا الْجَنَّةُ
“Umrah ke umrah berikutnya adalah penghapus dosa di antara keduanya, dan haji yang mabrur tidak ada balasan lain kecuali surga.”
(HR Bukhari dan Muslim)
Meneladani Rasulullah: Doa untuk Orang yang Bepergian Jauh
Sahabat Anas RA meriwayatkan bahwa suatu ketika seorang sahabat hendak bepergian dan meminta Nabi Muhammad SAW untuk mendoakannya. Rasulullah pun mengajarkan doa yang padat dan penuh makna.
Doa 1: Bekal Ketakwaan, Ampunan, dan Kemudahan
Tulisan Arab:
زَوَّدَكَ اللَّهُ التَّقْوَى، وَغَفَرَ ذَنْبَكَ، وَيَسَّرَ لَكَ الْخَيْرَ حَيْثُمَا كُنْتَ