"Budaya dan agama tidak hanya bagian dari masa lalu, tetapi fondasi penting untuk membangun peradaban masa depan yang lebih baik," imbuhnya.
Di tengah era globalisasi yang kadang membuat identitas budaya tergerus, Ahmad menilai pendekatan budaya seperti ini menjadi strategi efektif untuk menjaga harmoni sosial dan meningkatkan solidaritas dunia.
Baca Juga: Paus Fransiskus: Terowongan Istiqlal-Katedral Sarana Perjumpaan, Dialog, dan Persaudaraan
Arab Saudi: Pusat Warisan Peradaban Islam
Arab Saudi, sebagai penjaga dua kota suci umat Islam dan pewaris tradisi Islam yang kaya, memainkan peran sentral dalam dunia Islam.
Melalui kolaborasi ini, Indonesia semakin memperkuat posisinya sebagai mitra strategis dalam menjalin hubungan budaya dan keagamaan dengan dunia internasional.
Diplomasi Budaya, Jalan Menuju Dunia yang Saling Menghargai
Kepala Subdirektorat Kemitraan Umat Islam, Ali Sibromalisi, menambahkan bahwa kerja sama ini adalah wujud nyata diplomasi budaya.
Ia menekankan pentingnya dialog, keterbukaan, dan peran agama dalam membangun masyarakat global yang saling menghormati.
Ali juga mengajak seluruh masyarakat, baik warga lokal maupun wisatawan mancanegara, untuk datang dan menikmati berbagai kegiatan menarik yang dihadirkan dalam pameran ini.
"Kami ingin semua pengunjung merasakan betapa budaya bisa menjadi jembatan spiritual dan sosial yang mempererat, bukan memisahkan," ungkap Ali.
Baca Juga: Download PDF Modul PDF Pedagogik PPG Kemenag 2025: Menggali Potensi PBL dan PjBL
Beragam Atraksi dan Aktivitas Edukatif di Pameran
Pengunjung pameran akan disuguhkan berbagai atraksi menarik, antara lain: