Baca Juga: Serunya Mahasiswa Asing Belajar Seni Batik dan Rajut di Yogyakarta Bareng UGM
Heboh di Media: Pertemuan Dilakukan di Luar Kampus
Hal yang mengkhawatirkan, menurut Andi, adalah bahwa banyak dari kejadian terjadi di luar lingkungan kampus, seperti di kafe, tempat lomba, atau lokasi pertemuan informal.
Fakta ini menambah kecaman warganet, karena tindakan dilakukan di tempat yang dianggap “bebas pengawasan”.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Universitas Swasta di Malang Jawa Timur Murah, Terbaik dan Berkualitas
UGM Bergerak Cepat: Edy Dicopot dari Jabatan Penting
Sebagai respon awal, UGM telah membebastugaskan Edy Meiyanto dari berbagai jabatan sejak pertengahan 2024, termasuk posisi strategis seperti:
- Kepala Lab Biokimia Pascasarjana
- Ketua Cancer Chemoprevention Research Center
Langkah ini dilakukan sesuai Peraturan Rektor UGM No. 1 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual.
Edy terancam sanksi sedang hingga berat, yang bisa berupa skorsing hingga pemberhentian tetap.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Universitas Swasta di Malang Jawa Timur Murah, Terbaik dan Berkualitas
Status PNS, Tapi Wewenang Pemberhentian Ada di Kementerian
Karena Edy adalah PNS sekaligus guru besar, proses pemberian sanksi penuh harus menunggu keputusan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
> “Guru besar itu diajukan oleh universitas, tapi keputusannya tetap di tangan kementerian,” jelas Andi.
Meski demikian, pihak UGM memastikan bahwa mereka akan mengambil keputusan resmi setelah libur Idulfitri 2025, sesuai prosedur internal yang berlaku.
Baca Juga: Cara Aktifkan Fitur Kirim Foto di Komentar TikTok Terbaru 2025