Dalam Surat Edaran Kemenpan-RB Nomor 2 Tahun 2025, ASN diizinkan bekerja dari mana saja (WFA) pada 24-27 Maret 2025.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menambahkan bahwa perubahan jadwal libur ini merupakan hasil koordinasi dengan berbagai kementerian, termasuk Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).
Baca Juga: 5 Wisata Malam Jogja Instagramable Terbaik 2025, Cocok untuk Anak Muda dan Keluarga
"Kami juga mempertimbangkan arahan dari Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), agar libur sekolah dimulai sejak H-7 Lebaran guna memperlancar arus mudik," jelas Abdul Mu’ti.
Apa Artinya Bagi Orang Tua dan Siswa?
Perpanjangan libur ini memberikan banyak manfaat, baik bagi orang tua maupun siswa:
- Lebih banyak waktu berkumpul dengan keluarga – Momen Lebaran bisa dinikmati tanpa harus terburu-buru kembali ke sekolah.
- Mengurangi stres perjalanan mudik – Dengan jadwal lebih fleksibel, keluarga bisa memilih waktu perjalanan yang lebih nyaman.
- Kesempatan istirahat lebih panjang – Setelah satu semester belajar, siswa bisa mengisi ulang energi mereka sebelum kembali ke sekolah.
Meskipun jadwal libur sekolah telah ditetapkan, keputusan final terkait cuti bersama dan libur nasional Lebaran 2025 masih menunggu surat keputusan resmi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan Kementerian Agama (Kemenag).
Perubahan jadwal libur sekolah ini merupakan langkah strategis untuk memastikan kelancaran mudik Lebaran 2025. Dengan waktu libur yang lebih panjang, diharapkan masyarakat dapat menikmati Idul Fitri dengan lebih nyaman dan aman.
Jadi, sudahkah Anda merencanakan mudik bersama keluarga tahun ini?***