pendidikan

5 Beasiswa S2-S3 Underrated, Peluang Diterima Lebih Besar dan Tunjangan hingga Rp 395 Juta Per Tahun

Jumat, 28 Februari 2025 | 17:46 WIB
Ilustrasi beasiswa luar negeri (@berita_edukasi)

TITIKTEMU.CO-Jika kamu bercita-cita melanjutkan studi ke luar negeri, ada banyak kesempatan beasiswa yang bisa kamu manfaatkan.

Namun, kebanyakan orang hanya mengenal beasiswa populer seperti LPDP, Chevening, atau Fulbright.

Padahal, ada beberapa beasiswa lain yang menawarkan manfaat besar tetapi Underrated atau  belum banyak diketahui pelajar Indonesia.

Bagi kamu yang mencari beasiswa dengan cakupan biaya maksimal, berikut lima pilihan menarik yang mungkin belum pernah kamu pertimbangkan sebelumnya:

Baca Juga: Tren Tagar #KaburAjaDulu, Buat Kamu yang Termotivasi Berikut Beasiswa Luar Negeri yang Tidak Wajib Balik ke Tanah Air

1. KAUST Scholarship (S2/S3) – Arab Saudi

King Abdullah University of Science and Technology (KAUST) menawarkan beasiswa penuh bagi mahasiswa internasional, termasuk dari Indonesia, untuk jenjang S2 dan S3 di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics).

Keuntungan Beasiswa KAUST:

  •  Biaya kuliah penuh
  •  Tunjangan bulanan USD 20.000–30.000 per tahun (sekitar Rp 317,7–Rp 476,6 juta)
  • Akomodasi di asrama mahasiswa
  •  Asuransi kesehatan dan gigi
  •  Biaya relokasi
  •  Kuliah dalam bahasa Inggris (tidak perlu bisa bahasa Arab)

 Periode Pendaftaran: Sekitar bulan  Oktober

Baca Juga: MUI Sebut Awal Puasa Ramadhan 2025 Berpotensi Berbeda, tetapi Lebaran Serentak

2. Graduate Research Scholarship – University of Melbourne (S2/S3) – Australia

University of Melbourne menawarkan dua program beasiswa, yaitu Melbourne Research Scholarship dan Research Training Program (RTP) Scholarship, untuk mahasiswa yang ingin menempuh studi berbasis penelitian.

Keuntungan Beasiswa Graduate Research Scholarship:

  •  Pembebasan biaya kuliah hingga 2 tahun (Master) atau 4 tahun (Doktoral)
  • Tunjangan hidup AUD 38.500 per tahun (sekitar Rp 395 juta)
  • Relocation grant:
  1. AUD 2.000 (Rp 20,7 juta) bagi mahasiswa dari luar Victoria
  2. AUD 3.000 (Rp 31 juta) bagi mahasiswa dari luar Australia
  •  Asuransi kesehatan internasional

 Periode Pendaftaran: Hingga 31 Oktober

Halaman:

Tags

Terkini