pendidikan

Sistem Zonasi PPDB Dihapus, Diganti Sistem Domisili Tahun 2025: Apa yang Berubah?

Jumat, 24 Januari 2025 | 05:30 WIB
Sistem Zonasi PPDB Dihapus, Diganti Sistem Domisili Tahun 2025: Apa yang Berubah? (@kabar_pendidikan)

Kemendikdasmen berkomitmen untuk meningkatkan kuota penerimaan melalui jalur afirmasi, yang ditujukan bagi siswa dari keluarga kurang mampu dan penyandang disabilitas.

Langkah ini bertujuan untuk memperluas akses pendidikan bagi kelompok yang seringkali terpinggirkan.

4. Kemitraan dengan Sekolah Swasta

Sebagai solusi bagi siswa yang tidak diterima di sekolah negeri, Kemendikdasmen menggandeng sekolah swasta dalam program PPDB Bersama.

Melalui program ini, siswa dapat melanjutkan pendidikan di sekolah swasta dengan dukungan beasiswa dari pemerintah daerah.

Hal ini diharapkan mampu mengatasi keterbatasan daya tampung sekolah negeri dan memastikan setiap siswa mendapatkan kesempatan belajar yang layak.

Baca Juga: Lowongan Kerja Terbaru Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk Sejumlah Posisi, Pendaftaran Paling Lambat 2 Februari 2025

5. Regulasi dan Sosialisasi

Regulasi resmi terkait SPMB 2025 direncanakan rampung pada akhir Januari 2025.

Setelah itu, pemerintah akan segera mensosialisasikan sistem ini ke seluruh wilayah di Indonesia.

Proses sosialisasi ini bertujuan untuk memastikan setiap pihak memahami perubahan kebijakan dan teknis pelaksanaannya.

Biyanto menegaskan bahwa SPMB 2025 merupakan hasil evaluasi menyeluruh dari berbagai kelemahan PPDB sebelumnya.

"Kami berharap sistem ini lebih adil, transparan, dan mampu memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh siswa," ujarnya.

Baca Juga: Tips Mengatasi Situs Error Hasil PPDB SMA Negeri Jateng 2024 dan Alternatif SMA Swasta Terbaik Jawa Tengah Jika Tidak Lolos

Dampak Positif yang Diharapkan

Halaman:

Tags

Terkini