"Saat sebuah hubungan dibangun maka dengan komunikasilah akan muncul sebuah keintiman," begitu isi penelitian yang terbit pada tahun 2013 itu.
Bagi pasangan yang dikategorikan tidak bahagia, selalu mengeluhkan tidak adanya komunikasi.
Menurutnya, komunikasi dalam hubungan dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti saling berbicara, kontak fisik, bahkan hanya dengan saling memberikan senyuman.
Baca Juga: Komeng DPD RI Pertanyakan Independensi Anggota DPD Tanpa Keterkaitan Partai Politik
Masa Awal Hubungan
Pada masa awal hubungan, pasangan selalu melihat kepada hal-hal positif yang dimiliki satu sama lain. Bahkan, mereka cenderung mengabaikan hal-hal negatif dari pasangannya.
Menurut penelitian itu, hubungan dalam rumah tangga membuat pasangan melewati tahun demi tahun dengan melihat hal-hal negatif dengan cenderung mengabaikan hal-hal positif dari pasangannya.
Manfaat Rumah Tangga
Pernikahan kuat sekali manfaatnya bagi individu dan masyarakat. Sebab, rumah tangga dapat menghasilkan emosi yang sehat, hubungan seksual yang sehat, serta kepuasan secara ekonomi.
Baca Juga: BRI Menjadi Salah Satu BUMN dengan Praktik ESG Terbaik Berkat Konsisten Dalam Pemberdayaan UMKM
"Hal ini akan berdampak langsung pada kesejahteraan individu itu sendiri, anak-anak, serta komunitas di sekitarnya," tulis penelitian yang tersebut.
Perbedaan Pandangan Suami dan Istri Tentang Komunikasi
Pada dasarnya, terdapat perbedaan antara suami dan istri dalam memandang komunikasi.
Suami lebih menekankan pada tujuan berkomunikasi sementara istri lebih menekankan pada proses berkomunikasi.
Baca Juga: Heboh! Tingkah Gitaris Vincent Rompies di Pestapora 2024 Bikin Netizen Geram