أَنَّ هَذِهِ الْاِجْتِمَاعَاتِ هِيَ وَسِيْلَةٌ كُبْرَى لِلدَّعْوَةِ إِلَى اللهِ وَهِيَ فُرْصَةٌ ذَهَبِيَّةٌ يَنْبَغِي أَنْ لَا تَفُوْتَ، بَلْ يَجِبُ عَلَى الدُّعَاةِ وَالْعُلَمَاءِ أَنْ يَذْكُرُوْا الْأُمَّةَ بِالنَّبِي، بِأَخْلَاقِهِ وَآدَابِهِ وَأَحْوَالِهِ وَسِيْرَتِهِ وَمُعَامَلَتِهِ وَعِبَادَاتِهِ وَأَنْ يُنْصِحُوْهُمْ وَيُرْشِدُوْهُمْ إِلَى الْخَيْرِ وَالْفَلَاحِ وَيُحَذِّرُوْهُمْ مِنَ الْبَلَاءِ وَالْبِدَعِ وَالشَّرِّ وَالْفِتَنِ
Artinya, “Sesungguhnya perkumpulan-perkumpulan (maulid) ini adalah sarana terbesar untuk berdakwah (mengajak) kepada Allah, dan merupakan kesempatan emas yang semestinya tidak terlewatkan. Bahkan para pendakwah dan ulama mesti mengingatkan umat perihal Nabi Muhammad saw, tentang akhlaknya, etika sopan santunnya, keadaannya, sejarah hidupnya, muamalah dan ibadahnya. Memberikan nasihat kepada kaum Muslimin, menunjukkan jalan kebaikan dan kemenangan, memperingatkan mereka perihal musibah, bid’ah, kejelekan dan fitnah.”
Ma’asyiral Muslimin jamaah Jumat yang dirahmati Allah Orang-orang yang berdakwah, mengajarkan orang lain tentang kebaikan akan mendapatkan kemuliaan yang sangat agung, yaitu akan mendapatkan doa dari para malaikat dan semua makhluk yang ada di dunia ini, hal ini sebagaimana ditegaskan dalam salah satu hadits Rasulullah saw:
إنَّ الله وملائِكَتَه وأهْلَ السَّمواتِ والأرضِ حتى النَّملةَ في جُحْرِها ، والحيتان في البَحْرِ لَيُصَلُّون على مُعَلِّم الناس الخيرَ
Artinya, “Sesungguhnya Allah swt memberi banyak kebaikan, para malaikat-Nya, penghuni langit dan bumi, sampai semut-semut di lubangnya dan ikan-ikan selalu mendoakan orang-orang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain.” (HR at-Tirmidzi).
Selain itu, orang yang berdakwah dengan mengajak untuk melakukan kebaikan akan mendapatkan pahala yang sama dengan orang yang mengerjakan kebaikan tersebut, sebagaimana disebutkan oleh Rasulullah dalam salah satu haditsnya:
مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ
Artinya, “Siapa saja yang menunjukkan kebaikan (kepada orang lain), maka baginya pahala yang sama dengan orang yang mengerjakan (kebaikan) tersebut.” (HR Ibnu Mas’ud).
Ma’asyiral Muslimin jamaah Jumat yang dirahmati Allah Dari beberapa uraian materi khutbah Jumat ini, dapat disimpulkan bahwa momentum perayaan maulid nabi merupakan salah satu sarana yang sangat tepat untuk dijadikan media dakwah, mengenalkan sifat dan keteladanan nabi, serta mengajak orang lain untuk terus istiqamah dalam mengerjakan kebaikan.
Orang-orang yang bisa berdakwah dan mengajak orang lain untuk terus berada dalam jalan kebaikan akan mendapatkan pahala yang sangat besar dari Allah swt, dan akan didoakan oleh semua penduduk bumi, bahkan hewan-hewan melata dan ikan-ikan yang ada di dalam lautan.
Demikian khutbah perihal menjadikan bulan maulid yang penuh berkah ini sebagai sarana untuk berdakwah. Semoga bisa membawa manfaat dan keberkahan bagi kita semua, dan digolongkan sebagai hamba yang istiqamah dalam menjalankan semua perintah dan menjauhi larangan-Nya. Amin ya rabbal alamin.
أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ. بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِيْ هَذَا الْيَوْمِ الْكَرِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَاِيَاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الصَّلَاةِ وَالصَّدَقَةِ وَتِلَاوَةِ الْقُرْاَنِ وَجَمِيْعِ الطَّاعَاتِ، وَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ جَمِيْعَ أَعْمَالِنَا إِنَّهُ هُوَ الْحَكِيْمُ الْعَلِيْمُ، أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ، اِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ
Khutbah II
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ حَمْدًا كَمَا أَمَرَ. أَشْهَدُ أَنْ لَااِلَهَ اِلَّا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، اِلَهٌ لَمْ يَزَلْ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ وَكِيْلًا. وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَحَبِيْبُهُ وَخَلِيْلُهُ، أَكْرَمِ الْأَوَّلِيْنَ وَالْأَخِرِيْنَ، اَلْمَبْعُوْثِ رَحْمَةً لِلْعَالَمِيْنَ. اللهم صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلىَ أَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ كَانَ لَهُمْ مِنَ التَّابِعِيْنَ، صَلَاةً دَائِمَةً بِدَوَامِ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِيْنَ