WADUH, MAN 4 Jakarta Borong 10 Medali Emas I2ASPO

photo author
AB Soleh, TitikTemu.co
- Selasa, 24 Desember 2024 | 16:00 WIB
Peserta didik Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Jakarta meraih 10 medali emas Indonesia International Applied Science Project Olympiad (I2ASPO) (Kemenag)
Peserta didik Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Jakarta meraih 10 medali emas Indonesia International Applied Science Project Olympiad (I2ASPO) (Kemenag)

TITIKTEMU.CO, Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa madrasah di kancah internasional. Peserta didik Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Jakarta meraih 10 medali emas Indonesia International Applied Science Project Olympiad (I2ASPO).

Ajang ini diselenggarakan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) bekerja sama dengan Indonesian Young Scientist Association (IYSA) yang diikuti 793 tim dari 15 negara.

MAN 4 Jakarta mengirim 14 tim riset dan 12 tim olimpiade. Tim riset MAN 4 Jakarta meraih 7 medali emas dan 7 medali perak. Capaian ini menunjukkan keunggulan mereka dalam bidang penelitian. Sementara tim olimpiade MAN 4 Jakarta membawa pulang 3 medali emas, 3 medali perak, dan 6 medali perunggu.

Medali Emas diraih pada kategori Olimpiade Ekonomi (1) dan Geografi (2). Medali Perak diraih masing-masing satu pada Olimpiade Matematika, Ekonomi, dan Geografi. Medali Perunggu diboyong dari Olimpiade Matematika (2), Ekonomi (2), dan Geografi (2).

Baca Juga: Keren ! Mayasya MAN 4 Jakarta Berangkatkan Sembilan Alumninya ke Al Azhar Mesir

Kepala MAN 4 Jakarta, Wido Prayoga, mengapresiasi pencapaian ini. "Prestasi ini tidak hanya membanggakan MAN 4 Jakarta, tetapi juga mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional. Keberhasilan ini adalah hasil kerja keras para siswa, guru pendamping, dan dukungan penuh dari seluruh keluarga besar MAN 4 Jakarta," ujar Wido di Jakarta.

Guru-guru pendamping yang turut mendukung para siswa adalah Nugroho Wahyu Sumartono, Sri Suripti, Erwin Saputra, Syifa Ainul Yaqin, Khilda Maulida Nur Hidayah, Siti Eka Sari dan Ilham Muhammad. Mereka memberikan bimbingan intensif, baik dalam riset maupun persiapan olimpiade.

"Kesuksesan ini merupakan buah dari kerja keras dan kolaborasi tim yang luar biasa. Kami sangat bangga dengan dedikasi siswa-siswa MAN 4," ujar Nugroho Wahyu Sumartono, salah satu guru pendamping.

Ajang ini menjadi motivasi bagi MAN 4 Jakarta untuk terus mengembangkan potensi siswa di bidang akademik dan penelitian. Dengan prestasi ini, MAN 4 Jakarta semakin menunjukkan eksistensinya sebagai madrasah unggulan yang mampu bersaing di level internasional. Semangat dan kerja keras para siswa serta guru pendamping menjadi teladan bagi madrasah lainnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: AB Soleh

Sumber: Kemenag

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X