Fakutas Teknik UGM Gelar Pameran Produk Riset Dosen dan Mahasiswa, Yang Ditampilkan WOW

photo author
AB Soleh, TitikTemu.co
- Senin, 11 November 2024 | 16:27 WIB
Pameran diseminasi produk hasil penelitian  Fakultas Teknik (FT) UGM  (UGM)
Pameran diseminasi produk hasil penelitian Fakultas Teknik (FT) UGM (UGM)

TITIKTEMU.CO. - Fakultas Teknik (FT) UGM menggelar pameran diseminasi produk hasil penelitian mulai Jumat (8/11). Pemeran ini menghadirkan kumpulan produk penelitian dosen FT UGM, hilirisasi FT UGM, hingga pameran mahasiswa.

Bertempat di gedung serbaguna Engineering Research and Innovation Center (ERIC), pameran akan berlangsung selama selama seminggu, yakni 8-15 November 2024 mulai pukul 09.00-15.00 WIB.

Salah satu stan terlihat menarik perhatian pengunjung dengan jejeran kain bermotif batik. Produk kain ini merupakan hasil diseminasi riset Dr. Ir. Edia Rahyuningsih dari Teknik Kimia UGM. Produk utamanya merupakan bahan pewarna alami dari bagian-bagian pohon merbau, tingi, jelawe, dan tegeran. “Kain batik ini bernama Gamaindigo. Bahan pewarna ini kami kembangkan dengan bahan-bahan alami dari kayu, daun, sampai akar pohon,” terang Ibu Heni, salah satu pegiat Batik Gamaindigo.

Baca Juga: Mahasiswa UGM kembali Raih Juara Umum Kompetisi Mobil Listrik Indonesia

Melalui serangkaian proses pengolahan, pewarna Gamaindigo ternyata memiliki pigmentasi warna yang baik dan cenderung tahan lama. Heni menjelaskan, satu liter pewarna bisa digunakan untuk mencelup kain berkali-kali agar hasilnya maksimal. Ia juga memperagakan bagaimana kain Batik Gamaindigo diproduksi. “Pertama kita bentuk polanya seperti batik pada umumnya, bisa menggunakan teknik ikat, dlujur, atau jumput. Baru kain dicelupkan ke pewarna, dijemur, dicelupkan lagi, begitu terus sampai pewarna habis,” terang Heni.

Selain Batik Gamaindigo, ada juga hasil riset di sektor bahan tambang. Gamahumat adalah inovasi ekstraksi asam humat dari batu bara yang mampu menghasilkan sejumlah produk residu. Dijelaskan oleh Candra dan Anton dari Tim Gamahumat, batu bara merupakan komoditas berharga yang pemanfaatannya masih menyisakan banyak residu. Sisa pengolahan batu bara yang telah teroksidasi menghasilkan senyawa asam humat, asam fulvat, dan humin.

“Asam humat dimanfaatkan untuk memperkaya unsur hara bagi tanah, jadi kami manfaatkan sebagai (pendamping) pupuk,” jelas Candra. Produk Gamahumat telah diimplementasikan pada sektor pertanian padi. Hasilnya, beras tanpa pupuk kimia mampu dihasilkan dengan kualitas yang hampir sama dengan beras lainnya. Candra menambahkan, memang ada sedikit perbedaan dari segi bentuk bulir padinya. Namun ketika sudah menjadi nasi, rasanya sama dengan beras pada umumnya.

Baca Juga: Awesome! PSM UGM Raih 3 Penghargaan Internasional di Busan Choral Festiva

“Inovasi ini idenya adalah memanfaatkan batu bara secara maksimal, tanpa sisa. Jadi selain asam humat, hasil olahan lainnya juga berupa fulvat dan briket batu bara,” tambah Candra. Hasil riset ini juga mendukung Program Peningkatan Nilai Tambah (PNT) batu bara yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020.

Tak hanya hasil riset dosen, mahasiswa juga turut unjuk gigi dalam pameran ini. Gadjah Mada Flying Object Research Center (Gamaforce) menampilkan berbagai karya robotik yang telah mendapatkan penghargaan nasional hingga internasional. Zulfa, salah satu anggota Gamaforce menjelaskan bagaimana proses pembuatan model pesawat robotik karya Gamaforce.

“Biasanya kami riset di Januari, dan setiap dua bulan kami ada evaluasi untuk produk. Nah, sekitar Agustus sampai September kami sering ikutkan lomba,” ucap Zulfa. Karya terbaru bernama Fiachra Aeromapper dengan kemampuan pemetaan autonomous. Pesawat ini dikembangkan untuk memetakan daerah-daerah terpencil yang sulit dijangkau seperti daerah bencana.

Pesawat Gamaforce lainnya seperti Rasayana, GMFC, Khageswara, Ashwincharra, Sayakawidya, dan Virachakra. “Kita juga sudah berkali-kali menang Kontes Robot Terbang Indonesia, terakhir kita juga meraih medali di Turki,” lanjut Zulfa.

Pameran produk penelitian Fakultas Teknik UGM berhasil menampilkan berbagai inovasi kampus yang mampu bersaing. Harapannya, akan semakin banyak hasil diseminasi riset hingga dapat dimanfaatkan oleh industri dan masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: AB Soleh

Sumber: UGM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X