Menjaga Habitat Alami Komodo di Pulau Rinca NTT: Bakal Dibangun Taman Jurassic?

photo author
Agus Hermanto, TitikTemu.co
- Jumat, 21 Januari 2022 | 05:13 WIB
Elevated track setinggi 3 meter dari permukaan tanah di Pulau Rinca Provinsi NTT, jalur untuk wisatawan melihat langsung satwa komodo dengan jarak pandang lebih luas, serta membuat pergerakan komodo lebih bebas dan tidak terganggu manusia. (pic. ksp)
Elevated track setinggi 3 meter dari permukaan tanah di Pulau Rinca Provinsi NTT, jalur untuk wisatawan melihat langsung satwa komodo dengan jarak pandang lebih luas, serta membuat pergerakan komodo lebih bebas dan tidak terganggu manusia. (pic. ksp)

Baca Juga: Mengenal Getuk Nylekitho Kuliner Khas Pedesaan di Cilacap

“Saya melihat ini masalah disinformasi ke publik,” kata Agung Rulianto, Tenaga Ahli Utama yang memimpin tim KSP di lapangan seperti dikutip TITIKTEMU.CO dari laman KSP. Informasi yang disebar dikaitkan dengan film Jurrasic Park yang menggambarkan tragedi captivating animal, ujarnya, langsung membuat kesan horor. “Padahal situasi disini, komodo, rusa, dan babi hutan bebas berkeliaran,” tambahnya.

Kepala Balai Taman Nasional Komodo (TNK) Lukita Awang Nistyantara menyebutkan bahwa sarana yang dibangun sengaja mengambil jalur yang tidak terdapat sarang komodo. “Di sini (Pulau Rinca) terdapat 1.300 Individu. Dari data kami 2002-2021 sejauh ini populasinya stabil,” kata Lukita. Sehingga dia memastikan pembangunan sarana tidak berpengaruh pada menurunnya populasi komodo.

Dia menambahkan, elevated track yang dibuat saat ini membuat pergerakan komodo lebih bebas dan tidak terganggu manusia. Sementara jika nanti ada wisatawan yang datang, jarak pandangnya akan lebih luas karena posisinya beberapa meter diatas tanah. “Mereka bisa melihat komodo melintas dibawah kaki,” kata Lukita. **

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Agus Hermanto

Sumber: KSP

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X