TITIKTEMU.CO DENPASAR - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meletakkan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Rumah Sakit (RS) Bali Internasional atau Bali International Hospital di Kota Denpasar, Bali, pada Senin (27/12).
Adanya hal itu, artinya pemerintah resmi memulai pembangunan RS Bali Internasional dalam beberapa waktu ke depan. Rencananya, pembangunan fasilitas kesehatan di atas akan selesai pada pertengahan 2023.
Baca Juga: Omicron Sudah Terdeteksi di 115 Negara, Pemerintah Imbau Jangan ke Luar Negeri Dulu
Baca Juga: Pesona Penggarit Orchids, Destinasi Wisata Tanaman Anggrek di Pemalang
"Peletakan batu pertama atau groundbreaking Bali international Hospital saya nyatakan dimulai," kata Presiden Jokowi secara virtual.
Dilaporkan laman infopublik.id, dibangunnya fasilitas kesehatan yang memiliki kualitas internasional ini, tentunya akan membuat pesona pariwisata di Bali semakin moncer. Dengan begitu, banyak wisatawan dari luar negeri yang datang mengunjungi situs pariwisata di sana.
Baca Juga: Sosok KH Yahya Cholil Staquf di Mata Sang Adik, Gus Hanies Wabup Rembang
Apalagi, fasilitas kesehatan ini, digadang-gadang akan memiliki kualitas yang baik dalam pelayanan kesehatan yang diberikan kepada yang menggunakan jasanya. Sebab, RS Bali International Hospital bekerja sama dengan Mayo Clinic yang memiliki reputasi yang baik dalam hal pelayanan kesehatan.
"Bali akan menjadi tempat destinasi wisata kesehatan dan ini akan menaikkan meningkatkan wisata orang ke pulau Bali," katanya.
Kemudian, dibangunnya fasilitas kesehatan tersebut akan membuat pelayanan kesehatan di dalam negeri akan semakin baik lagi. Sehingga, masyarakat Indonesia yang membutuhkan pelayanan kesehatan yang baik dapat dilayani di Bali International Hospital.
Baca Juga: Indahnya Wisata Malam di Kutawaru Cilacap
Tercatat, sebanyak 2 juta orang Indonesia yang kerap kali melakukan pengobatan di luar negeri dalam satu tahun. Dengan menghabiskan uang sebesar Rp97 triliun ketika menggunakan fasilitas kesehatan di luar negeri.
Adanya, fasilitas kesehatan yang dibangun saat ini akan membuat masyarakat yang tadinya menggunakan jasa kesehatan di luar negeri menjadi beralih ke RS Bali International Hospital.
"Orang luar nanti akan masuk ke Indonesia untuk mendapatkan pelayanan kesehatannya," pungkas Presiden. ***
Artikel Terkait
12 Warisan Budaya Indonesia Diakui Dunia sebagai Bagian dari Kebudayaan Global oleh UNESCO
MenPAN-RB Tjahjo Kumolo: Seluruh ASN Saat ini Harus Sudah Divaksin Dosis 1 & 2 !
Program Kartu Prakerja Berlanjut di Tahun 2022. Pemerintah Siapkan Dana Rp 11 Trilyun. Yuuk cuss Bergabung!
Gerbang Tol Pejagan Brebes Jadi Titik Pantau Situasi Arus Kendaran Liburan Nataru
Mau Naik Kereta Api Periode 24 Desember 2021 s/d 2 Januari 2022? Simak Dulu Syaratnya...
Tambah 27 Kasus, Covid-19 Omicron di Indonesia Menjadi 46 Orang